MALANGVOICE- Sebagai bentuk komitmen berkelanjutan dalam menjaga keamanan informasi dan perlindungan data pribadi, PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) kembali melaksanakan audit ISO 27001:2022 dan ISO 27701:2019 pada 2025.
Audit ini menjadi langkah strategis perusahaan untuk memastikan sistem pengelolaan keamanan informasi dan privasi data tetap relevan, efektif, serta adaptif terhadap dinamika risiko di era digital.

Sebelumnya, MPM Honda Jatim telah sukses mempertahankan sertifikasi ISO 27001:2022 melalui audit surveillance pada 2024, setelah melakukan transisi dari standar ISO 27001:2013.
Memasuki akhir 2025, komitmen tersebut dilanjutkan dengan audit lanjutan yang tidak hanya menitikberatkan pada keamanan informasi, tetapi juga penguatan perlindungan data pribadi melalui penerapan ISO 27701:2019.
Audit ini dilakukan untuk mengevaluasi penerapan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (Information Security Management System/ISMS) dan Sistem Manajemen Informasi Privasi (Privacy Information Management System/PIMS) secara menyeluruh. Ruang lingkup penilaian meliputi kebijakan dan prosedur, manajemen risiko, pengendalian keamanan informasi, hingga tata kelola data pribadi karyawan, konsumen, dan mitra bisnis.
Corporate Secretary Head MPM Honda Jatim, Vinensia Kenanga, menyampaikan bahwa audit ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan.
“Pelaksanaan audit ISO 27001:2022 dan ISO 27701:2019 ini merupakan kelanjutan dari komitmen kami dalam menjaga kepercayaan stakeholder. Di tengah meningkatnya tantangan keamanan siber dan isu perlindungan data, kami memastikan sistem yang diterapkan di MPM Honda Jatim terus ditingkatkan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Proses audit dilakukan oleh lembaga sertifikasi independen dengan meninjau efektivitas penerapan kontrol keamanan informasi dan perlindungan privasi data di seluruh ruang lingkup kerja yang telah ditetapkan. Selain audit eksternal, MPM Honda Jatim juga secara rutin menjalankan audit internal serta program peningkatan kesadaran keamanan informasi bagi seluruh karyawan sebagai bagian dari budaya perusahaan.
Melalui audit lanjutan ini, MPM Honda Jatim menegaskan komitmennya dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik, sekaligus menghadirkan layanan yang aman, profesional, dan terpercaya bagi masyarakat di wilayah Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur.(der)