Wahyu Hidayat Segera Kumpulkan Rektor, Bahas Upaya Pencehahan Bundir di Kalangan Mahasiswa

MALANGVOICE- Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat bakal segera mengumpulkan para rektor di seluruh kampus yang ada. Hal itu merespon adanya aksi dugaan percobaan bunuh diri di jembatan Jalan Soekarno-Hatta pada Senin (19/1) dini hari.

Nantinya, Wahyu Hidayat bakal membahas hal paling efektif mencegah aksi bunuh diri yang kerap menyasar anak mahasiswa.

Menurutnya untuk mencegah kasus bunuh diri, tidak hanya sebatas dengan melalukan pemagaran jembatan semata. Melainkan, juga dilakukan pendekatan secara psikologis.

Tabrak Lari di Bandulan, Polisi Turun Tangan

“Bukan pagarnya yang ditambah atau jembatannya yang dipagari lagi, melainkan harus dilakukan pendekatan-pendekatan psikologi. Kalau tidak ada pendekatan dari akarnya, maka tidak akan menyelesaikan permasalahan tersebut,” kata Wahyu.

Dengan pendekatan mendalam dengan para mahasiswa, dikatakan Wahyu hal itu lebih efektif agar mahasiswa tidak sampai nekat melakukan hal tersebut.

“Kami akan mencoba dengan pendekatan lain, yaitu pendekatan dari akarnya. Saya akan bertemu dengan forum rektor untuk membicarakan hal itu, termasuk bagaimana nanti evaluasinya,” ungkapnya.

“Saya juga sudah diskusi dengan lembaga psikolog, kejiwaan, dan lain-lain, situasi kondisi saat ini terlebih apabila masyarakat itu sudah merasa labil, itu yang harus kita dekati,” Wahyu menambahkan.

Diketahui pada Senin (19/1) sekitar pukul 00.30 WIB, warga dan pengguna jalan dikagetkan dengan adanya seorang mahasiswi 24 tahun berinisial TA asal Jakarta Selatan. Ia dilaporkan loncat dari jembatan Jalan Soekarno-Hatta.

Beruntung laporan kejadian itu direspon cepat kepolisian dengan membawa tim evakuasi serta tim medis ke TKP. Butuh waktu untuk mengangkat korban dari bawah jembatan, untungnya nyawa korban masih bisa diselamatkan dan langsung dibawa ke RS Saiful Anwar untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.(der)

Berita Terkini

Arikel Terkait