MALANGVOICE– Kemenpan-RB memberikan predikat A terhadap pelayanan publik yang dijalankan Pemkot Batu selama tahun 2025. Indeks pelayanan publik Pemkot Batu mendapat skor 4,62. Penilaian tersebut didasarkan pada Keputusan Menteri PANRB Nomor 3 Tahun 2026 tentang Hasil Pemantauan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Tahun 2025.
Wali Kota Batu, Nurochman menuturkan capaian ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkot Batu dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas, responsif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Sehingga nantinya, capaian ini akan terus menjadi motivasi untuk memperkuat inovasi serta peningkatan mutu pelayanan publik.
Meski Temuan dan Pengobatan Tergolong Baik, Rantai Penularan TBC Perlu Diwaspadai
“Hal ini penting dilakukan demi memberikan kepuasan dan kepercayaan masyarakat Kota Batu. Komitmen untuk terus melakukan inovasi publik ini di antaranya ditunjukkan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Among Warga. Karena MPP ini merupakan inovasi terbesar Pemkot Batu dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat,” papar Cak Nur.
Di usianya yang kini sudah berjalan tiga tahun, MPP Among Warga tetap berkomitmen untuk terus berinovasi agar penyelenggaraan pelayanan publik bisa lebih efisien. Dan yang tak kalah penting MPP juga terus mengedepankan transparansi, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Saat ini MPP Amilong Warga tak berhenti berupaya menambah dan memperkuat pelayanannya. Dalam waktu dekat MPP Among Warga akan segera dilengkapi dengan layanan imigrasi. Hal ini sebagai tindak lanjut dari arahan Deputi Pelayanan Publik KemenPANRB tahun lalu.
Atas terobosan inovasinya, MPP Among Warga menjadi salah satu rujukan studi banding dari berbagai daerah di Indonesia. Studi banding itu dilakukan daerah- daerah yang tertarik untuk belajar tentang integrasi dan inovasi pelayanan publik yang diterapkan Pemerintah Kota Batu.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Batu, Dyah Lies Tina menjelaskan bahwa MPP Among Warga saat ini telah memiliki 26 gerai. Dari gerai-gerai tersebut MPP menyediakan sebanyak 210 jenis layanan yang memberikan kemudahan dan efisiensi bagi masyarakat.
“Dengan kedekatan antar-gerai di MPP, sinergi antarinstansi semakin kuat, sehingga masyarakat dapat merasakan pelayanan yang cepat, tepat, dan nyaman,” ujar Dyah.(der)