MALANGVOICE– Pucuk pimpinan jajaran Polres Batu berganti. Tongkat komando Kapolres Batu diserahkan kepada AKBP Aris Purwanto yang sebelumnya menjabat Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya. Ia menggantikan pendahulunya, AKBP Andi Yudha Pranata yang berpindah tugas menjabat Kapolres Mojokerto.
Serah terima jabatan Kapolres Batu digelar di Gedung Mahameru Polda Jatim dipimpin langsung Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto, pada Senin kemarin (12/1). Dilanjutkan dengan pisah sambut di Mapolres Batu pada Selasa pagi (13/1). Kegiatan tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada pejabat lama sekaligus penyambutan hangat bagi Kapolres yang baru.
Andi dan Aris merupakan rekan satu angkatan jebolan Akpol tahun 2025. Pergantian membawa harapan baru dalam menghadapi tantangan kondusifitas di wilayah hukum Polres Batu. Prosesi pisah sambut begitu personal bagi kedua perwira mengengah polisi tersebut.
Aris menilai, saat menjabat Kapolres Batu, Andi merupakan sosok yang cerdas. Banyak mewariskan catatan prestasi gemilang melalu beragam terobosan inovatif dan langsung bersentuhan dengan masyarakat.
“Beliau orang yang smart dan cerdas. Banyak program yang sudah ditorehkan selama memimpin Polres Batu. Tentu ini menjadi amanah bagi saya untuk melanjutkan legacy dari Pak Andi,” tutur Aris memberikan apresiasi kepada sahabat letingnya tersebut.
AKBP Aris Purwanto datang ke Kota Batu dengan latar belakang reserse yang sangat kuat yang berpengaruh dalam penanganan tindak kriminalitas di kota wisata. Ia juga pernah menjabat Waka Polres Karangasem Bali yang merupakan daerah wisata serupa dengan Kota Batu.
Sebelumnya, ia menjabat Kasubdit II Ditreskrimsus Polda Jatim dan pernah menjadi Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya. Selama di Ditreskrimsus, ia dikenal tegas dan banyak terlibat dalam pengungkapan kasus-kasus tindak pidana tertentu (Tipidter) dan kejahatan ekonomi yang kompleks.
“Pastinya bertekad melanjutkan program-program unggulan yang telah dirintis oleh pemimpin sebelumnya, terutama dalam aspek perlindungan masyarakat dan penegakan hukum yang profesional. Semoga di tempat tugas yang baru, beliau selalu diberkahi dan amanah dalam menjalankan tugas. Jangan lupakan Polres Batu, karena di sinilah awal beliau menjabat sebagai Kapolres,” tutur Aris.
Diketahui, sebelum bergeser ke Mojokerto, Andi Yudha dikenal sebagai sosok yang fokus pada penguatan SDM dan sinergi kewilayahan. Andi pernah menjabat sebagai Assesor Madya SSDM Polri, serta Wakapolres di tiga titik krusial Jawa Timur yakni di Blitar, Banyuwangi, dan Tuban.
Selama di Batu, Andi terbilang sukses menjaga stabilitas keamanan kota wisata di tengah lonjakan kunjungan wisatawan pasca-pandemi. Keahliannya sebagai Assesor Madya membuatnya sukses menata struktur internal kepolisian yang lebih humanis dan kompeten. Andi juga memiliki kemampuan dalam analisis kebijakan penegakan hukum lalu-lintas.
Dalam sambutannya, AKBP Andi Yudha Pranata menyampaikan apresiasi mendalam kepada masyarakat dan stakeholder di Kota Batu.
“Terima kasih atas dukungan, sinergi, dan kolaborasi selama saya menjalankan amanah di Batu. Mohon doa restu untuk tugas baru saya sebagai Kapolres Mojokerto,” ujar pria kelahiran Magelang tersebut.
Selama 19 bulan memimpin, ia mengaku banyak capaian yang berhasil diraih bersama. Salah satunya yang paling menonjol adalah berkurangnya kemacetan saat musim liburan atau peak season yang selama bertahun-tahun menjadi persoalan klasik Kota Batu.
“Beberapa tahun terakhir, Kota Batu tidak lagi mengalami kemacetan parah saat peak season. Saya yakin di kepemimpinan selanjutnya hal ini bisa terus dipertahankan,” ujarnya.
Selain itu, Andi Yudha juga menyinggung sejumlah capaian lain, mulai dari pembangunan fisik hingga inovasi pelayanan publik. Program Batu Police Station serta SPKT Prototipe bahkan mendapat apresiasi di tingkat nasional.
“Capaian-capaian ini saya titipkan kepada rekan saya satu leting dan seluruh personel Polres Batu agar terus ditingkatkan. Semoga ke depan torehan prestasinya lebih bagus dan seimbang,” pesannya.(der)