MALANGVOICE- Pasar Tawangmangu direncanakan revitalisasi. Pengajuan sudah dilakukan Pemkot Malang bersama DPRD ke Kementerian Perdagangan RI pada Kamis (8/1).
Revitalisasi pasar yang sudah beroperasi lebih dari 40 tahun itu dikatakan Ketua Komisi B DPRD Kota Malang, Bayu Rekso Aji memang perlu dilakukan.
“Memang ini jadi salah satu pasar yang belum tersentuh pihak ketiga untuk revitalisasi. Dan kami juga sudah komunikasi dengan teman-teman paguyuban pasar dan pedagang soal rencana ini,” kata Bayu.

Saat proses pengajuan bantuan revitalisasi dari Kementerian Perdagangan RI, Bayu menyebut adalah suatu hal yang sangat pas. Pasalnya, Dirjen Kementerian Perdagangan langsung mengirimkan proposal yang dibawa Pemkot Malang ke Presiden RI, Prabowo Subianto.
“Karena sebelumnya saya komunikasi dengan Diskopindag untuk membuat DED dan bisa jadi pada akhir Desember 2025. Akhirnya DED itu yang dibawa dan diajukan ke pusat. Untungnya bisa langsung dibawa ke Presiden, karena kalau terlambat bisa nunggu waktu lagi,” ujarnya.
Menurut Politisi PKS itu, Pasar Tawangmangu kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Banyak kebocoran ketika hujan dan bangunan yang tidak terawat. Hal itu menyebabkan pengunjung pasar sepi sehingga juga memaksa PKL berjualan di depan pasar.
“Nah, harapannya kita ini dengan perbaikan itu, akan ada penataan pasar, yang di luar-luar diminta masuk dan pedagang nyaman dan segala macam. Konsep-konsep Pasar Oro-oro Dowo, Pasar Klojen itu kan sudah sangat bagus. Nah, Tawangmangu kan sudah punya modal itu banyak cafe untuk nongkrong anak muda,” lanjutnya.
Sesuai DED yang dibawa Pemkot Malang, pengajuan revitalisasi Pasar Tawangmangu membutuhkan biaya sekitar Rp35 miliar. Bayu berharap pengajuan itu bisa segera diterima dan mendapat bantuan dari APBN, pasalnya apabila mengandalkan APBD tidak mungkin karena banyak pemotongan TKD.
“Kalau cepat ada keputusan jadi paling tidak tahun ini atau 2027 mendatang. Apalagi kemarin mendapat apresiasi dari Dirjen Kementerian Perdagangan karena legislatif sama eksekutif hadir langsung untuk pengajuan proposal tersebut,” tuturnya.(der)