Mulai 2 Januari 2026 Program MBG Berhenti Sementara

MALANGVOICE- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diberhentikan sementara mulai 2-7 Januari 2026. Pemberhentian ini sesuai instruksi Badan Gizi Nasional (BGN).

Koordinator SPPI Kota Malang, Muhammad Athoillah, mengatakan, pemberhentian penyaluran MBG dimanfaatkan untuk sarana evaluasi dan persiapan bagi SPPG secara serempak. Diketahui saat ini total ada 42 SPPG yang ada di Kota Malang.

“Selama masa evaluasi, SPPG yang membutuhkan renovasi bisa segera merenovasi dan ada yang melengkapi peralatan serta fasilitas pendukung sesuai standar, termasuk kelengkapan lain-lain,” katanya, Jumat (2/1).

Banyak Los Telantar Dinilai Merugikan Sambat ke DPRD, Dorong Tegas Penegakan Perda

Sementara menyambut masa masuk sekolah pada 5 Januari 2026, pihak sekolah maupun para siswa terpaksa tidak menerima program MBG sehingga mempersiapkan makanan secara mandiri.

“Ya, intinya tidak ada MBG sampai tanggal 7 Januari, nanti baru tanggal 8 Januari mulai aktif kembali,” lanjutnya.

Dalam pelaksanaannya, BGN kini menerapkan kuota berdasarkan jumlah siswa per kecamatan. Dari jumlah tersebut, dapat dipetakan kebutuhan SPPG yang melayani dalam satu wilayah kecamatan.

“Target sebelumnya berdiri 85 SPPG di Kota Malang, tapi ada kemungkinan bertambah di 2026 seiring terbitnya petunjuk teknis terbaru. Dalam juknis terbaru, jumlah penerima manfaat dari tiap SPPG dibatasi maksimal 3.000 penerima, itu termasuk maksimal 500 penerima dari kelompok B3,” urainya.

Sementara itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan), Slamet Husnan, sebelum pemberhentian sementara program MBG tetap berjalan meski libur Natal dan Tahun Baru.

“Mulai tanggal 22, 23, 24 dan 27 lalu di lanjut lagi 29-31 Desember 2025 kami tetap berikan menu MBG namun paket kering seperti roti, susu, telur, buah, dan protein nabati,” singkatnya.(der)

Berita Terkini

Arikel Terkait