Ada Genangan Air Gedung Parkir Kayutangan Dievaluasi, Buka Lagi 7 Januari 2026

MALANGVOICE- Gedung Parkir Kayutangan kembali dievaluasi setelah diuji coba pada 31 Desember. Evaluasi dilakukan mulai 1 hingga 6 Januari 2026.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyatakan evaluasi penting untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengendara motor saat parkir di Kayutangan. Hal itu ia sampaikan setelah mengecek langsung masa uji coba pada 31 Desember 2025 malam.

“Saya lihat ada beberapa kekurangan. Kan rencananya akan kita gratiskan, saya minta untuk segera diselesaikan dulu. Jadi tadi malam saya lihat ke situ masih ada yang ngambang. Mereka yang parkir agak keceh, ada juga ada beberapa yang bocor,” kata Wahyu.

Wajib Tahu! Pentingnya Menggunakan Lampu Sein bagi Pengendara Motor Agar #Cari_Aman di Jalan

Selama evaluasi perbaikan Gedung Parkir Kayutangan itu menjadi tanggung jawab pihak ketiga, karena masih belum diserahterimakan kepada Pemkot Malang.

Nantinya, setelah tanggal 7 Januari 2026 parkir di Gedung Parkir Kayutangan akan digratiskan sampai 13 Januari sekaligus sosialisasi kepada para pengunjung. Selanjutnya mulai 14 Januari 2026 akan diberlakukan tarif parkir sesuai ketentuan, yakni Rp2.000 untuk roda dua, dan Rp3.000 untuk mobil.

“Kita gratiskan karena semua parkir sepeda motor wajib masuk di dalam parkir itu. Yang di luar nanti sepanjang badan jalan di Kayutangan itu hanya roda empat,” lanjutnya.

Dikatakan Wahyu, keberadaan Gedung Parkir Kayutangan itu sangat dibutuhkan para pengunjung. Pasalnya, letak parkir sangat strategis dan dikelola langsung Pemkot Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) sehingga aman.

“Beberapa pengendara motor yang saya tanya mereka senang, karena lebih terjamin dan tidak terlalu jauh dengan pusat-pusat keramaian yang ada di Kayutangan yang jadi tujuan. Mereka juga lebih suka karena tertata tempatnya dan aman,” imbuh Wahyu.

Sementara itu bagi kendaraan besar seperti bus pariwisata tidak bisa menggunakan fasilitas di Gedung Parkir Kayutangan, Wahyu menyebut untuk bus besar bisa ditempatkan di sekitar Stadion Gajayana.

“Sementara ini kan ada di Jalan Ade Irma Suryani, tapi nanti tetep kita akan pikirkan untuk tempatnya bus, ya. Bisa nanti juga di sekitar stadion kan nggak terlalu jauh. Hanya drop saja, nanti setelah itu mereka bisa jalan lagi ke sana untuk mengambil,” tandasnya.(der)

Berita Terkini

Arikel Terkait