6000 Orang Berebut Lowongan Kerja di Kota Batu

Para pencari kerja menanti Job Fair 2018 dibuka di Graha Pancasila Balai Kota Among Tani, Rabu (5/9). (Aziz Ramadani/MVoice)

MALANGVOICE – Pemkot Batu resmi membuka Job Fair 2018 di Graha Pancasila Balai Kota Among Tani, Rabu (5/9). Diprediksi ada 6.000 pencari kerja yang ikut. Namun, lowongan yang tersedia dari total 37 perusahaan hanya 1.114 lowongan.

Rinciannya, 653 lowongan atau kesempatan kerja untuk kerja lokal, 349 kesempatan kerja antar daerah dan 116 kesempatan kerja antar negara. Perusahaan peserta Job Fair ini terdiri dari 9 janis atau bidang. Yakni lembaga pelatihan kerja, pariwisata, finance, retail, distributor, perbankan, manufaktur dan farmasi.

Kepala DPMPTSP Kota Batu Eny Rachyuningsih mengatakan, Job Fair digelar dua hari, 5-6 September.
Diikuti 37 perusahaan Malang Raya hingga Jatim. Tujuan kegiatan ini tidak lain untuk memfasilitasi pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaan sesuai bakat minat. Serta sesuai kualifikasi jabatan yang diinginkan perusahaan.

“Tujuan lainnya yang tidak kalah penting untuk penurunan angka pengangguran. Kota Batu sendiri tercatat ada 2.600 jiwa angka pengangguran,” jelas Eny.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso mengatakan, masalah tenaga kerja merupakan masalah nasional. Apalagi pengangguran terpantau sangat besar.

“Namun, yang penting para pencari kerja jangan puas dengan ijazah yang didapat di kuliah maupun training. Pengalaman saya yang berpotensi itu punya spesifikasi di luar ijazah. Semisal kualifikasi Bahasa Inggris dan Mandarin,” kata Punjul.

Job Fair ini, lanjut Punjul, penting diadakan dari tahun ke tahun. Agar warga Kota Batu khususnya bisa mendapatkan kerja. Dan angka pengangguran semakin menurun. (Hmz/Ulm)