56 Penghafal Alquran di Kota Malang Peroleh Insentif Rp1 Juta Perbulan

Wali Kota Malang, Sutiaji bersama hafidz Alquran. (Istimewa)
Article top ad

MALANGVOICE – Sebanyak 56 penghafal Alquran di Kota Malang menerima insentif Rp1 juta per bulan. Insentif ini diberikan Wali Kota Malang, Sutiaji, saat bersilaturahim bersama huffadz di Balai Kota Malang, Selasa (26/1).

“Sementara yang terkumpul 56 Penghafal Alquran dan dia punya santri. Sementara yang bisa kita bantu hafidznya dulu kita kasih Insentif Rp1 juta per-bulan,” ujar Aji sapaan akrab Wali Kota Malang.

Sutiaji mengatakan, ini merupakan bentuk nyata dari program 1 RW, 1 hafidz (penghafal) Alquran yang sudah diniatkan sejak tahun 2019. Sebelumnya pada tahun 2020 para huffadz sudah pernah menerima insentif selama tiga bulan. Walikota Malang Sutiaji ingin program diintensifkan.

“Kami minta nanti kedepan ada di kelurahan-kelurahan itu tolong menghafal dimana nanti seterusnya kita pantau dalam rangka untuk menciptakan 1 RW, 1 Hafidzil Quran,” ujar Aji.

Kota Malang memiliki potensi untuk mewujudkan program 1 RW, 1 Hafidzil Quran karena banyaknya surau, langgar, musala dan masjid yang memiliki Taman Pendidikan Quran (TPQ). Hal ini yang harus dikuatkan. Bahkan, Wali Kota Malang Sutiaji meminta informasi kalo ada peserta didik yang kesulitan pembiayaan sehingga bisa dibantu.

“Nanti anak-anak yang ngaji di njenengan yang punya niat bener-bener Hafidzil Quran, tapi pembiayaan kurang di sampaikan ke kami, mudah-mudahan kami bisa berikan solusi,” ujar Sutiaji.

Selanjutnya, Sutiaji juga menitipkan pesan untuk selalu mematuhi protokol kesehatan 5M selama pandemi covid-19. Memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi. “Santrinya diingatkan sekarang bukan 3M lagi tapi 5M,” pungkasnya.(der)