MALANGVOICE – Sebanyak 500 aparat gabungan diterjunkan mengawal pembongkaran Pasar Merjosari, Kamis (6/4). Kapolres Malang Kota, AKBP Hoirudin Hasibuan, merinci, jumlah itu terdiri dari 300 personel kepolisian, 50 Satpol PP, 50 TNI, dan 100 petugas Wastib Dinas Perdagangan.
Dia meminta, dalam pengamanan ini agar dilakukan secara persuasif. “Tidak ada kekerasan lah, mereka semua saudara kita. Hanya saat ini sedang berbeda kepentingan,” urainya.
Peran kepolisian sendiri, kata dia, mendampingi petugas Wastib saat membongkar Pasar Merjosari. Dia tidak ingin terdapat gangguan dalam kegiatan ini.
“Kami sudah tentukan tujuh titik konsentrasi, masing-masing dipimpin penanggung jawab.
Kami lakukan sesuai tahapan dan prosedur,” pungkasnya.