4.319 Pelamar Berebut 282 Kursi CPNS Kota Malang

Kabag Humas Setda Kota Malang M Nurwidianto mendampingi Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi. (Istimewa)

MALANGVOICE – Kursi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Malang jadi magnet tersendiri. Tercatat ada 4.319 orang pendaftar mengajukan lamaran dalam rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018 tersebut.

Ribuan pendaftar tentu harus bersaing ketat. Sebab kuota yang diberikan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) untuk Kota Malang tidak lebih dari 282 formatur.

Kabag Humas Setda Kota Malang M Nurwidianto mengatakan, dari total 4.319 berkas pelamar yang masuk, mayoritas mengajukan posisi tenaga guru. Jumlahnya mencapai 3.725 orang. Sisanya, mendaftar untuk tenaga kesehatan, tenaga teknis, dan kalangan disabilitas.

“Dari total itu, ada 2.264 pelamar yang memenuhi syarat. Sisanya ada 90 orang yang tidak memenuhi syarat dan 1.965 pendaftar yang belum terverifikasi,” kata pria akrab disapa Wiwid, Sabtu (20/10).

Wiwid menambahkan, sebanyak 2.040 berkas telah memenuhi syarat administratif untuk masuk ke tahap selanjutnya. Sejumlah 66 lamaran dipastikan gagal tahap seleksi administrasi berkas dan 1.619 belum terverifikasi.

Sementara untuk tenaga kesehatan, yang mendaftar sebanyak 458 pelamar. Sejumlah 183 lamaran dinyatakan memenuhi syarat sedangkan 20 tidak dan 255 masih dalam proses verifikasi.
Sedangkan tenaga teknis, dari jumlah 129 pelamar, baru 34 yang dinyatakan memenuhi syarat. Sisanya, ada empat orang gagal dan 94 lamaran masih diproses verifikasi.

“Sementara untuk tenaga honorer K2 dengan formataur tujuh orang, semuanya dinyatakan memenuhi syarat,” sambung dia.

Tes tertulis, masih kata Wiwid, rencananya bakal dilaksanakan di SMK Negeri 2 Kota Malang. Meski demikian, belum ada jadwal pasti terkait waktu pelaksanaannya.

“Masih belum ada informasi soal kapan pelaksanaan tes CPNS. Kami dari Pemkot Malang menunggu informasi dan jadwal dari pusat,” pungkasnya. (Hmz/Ulm)