2.095 Personel Gabungan Mulai DIkerahkan ke TPS se Kabupaten Malang

Pengecekan kesiapsiagaan Prosenel oleh Forpimda Kabupaten Malang. (Toski D).

MALANGVOICE – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Malang menggelar Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan TPS dalam rangka pengamanan Pemilu 2019, di lapangan Satya Haprabu Polres Malang, Selasa (16/4).

Apel ini diikuti personel TNI/Polri Dishub, BPBD, dan Satpol-PP Kabupaten Malang ini dipimpin langsung oleh Kapolres Malang AKBP AKBP Yade Setiawan Ujung dan Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0818/Kabupaten Malang-Batu Letkol Inf. Ferry Muzawwad. Tampak hadir Plt Bupati Malang HM Sanusi, Kejari Kepanjen, Abd Qohar, Ketua KPU Kabupaten Malang, Santoko, Ketua Pengadilan Negri Kepanjen, yang diwakili Hakim Haga Sentosa lase.

“Untuk itu, Kami telah menyiapkan pengamanan sebanyak 2.095 personel gabungan dari TNI/Polri dan intansi lainnya. Saya sangat berharap agar pada saatnya bertugas rekan-rekan semuanya unsur pengamanan dapat melaksanakan semua dengan baik, bertugas dengan rasa keikhlasan dan penuh tanggung jawab serta senantiasa menjaga kekompakan dan kebersamaan,” kata Yade Setiawan Ujung dalam sambutannya.

BNN Kota Malang

Yade menambahkan, dirinya meminta agar yang sudah berjalan selama ini supaya tetap dipertahankan, terutama sinergi yang sudah kompak untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Malang. TNI dan Polri siap mengawal Pemilu 2019 dengan aman, tertib, kondusif dan sejuk.

“Pada masyarakat, datanglah ke TPS, jangan takut adanya intimidasi. Kami menjamin keamanan seluruh masyarakat Kabupaten Malang untuk menggunakan hak pilihnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Dandim 0818/Kabupaten Malang-Batu Letkol Inf. Ferry Muzawwad menyampaikan pihaknya telah menyiapkan para anggota Kodim untuk melakukan pengamanan pelaksanaan Pemilu.

“Saya dari aparat TNI telah menyiapkan 1400 personil, meraka ini kami serahkan kepada Kapolres Malang, dalam artian dalam komando Polres Malang,” ungkapnya.

Semua personel TNI tersebut, lanjut Ferry, dikerahkan untuk mengamankan jalannya pemilu, agar berjalan lancar dan sukses.

“Ada kriteria lancar dan sukses indikator kedua adalah aman. Pemilu yang lancar sukses tanpa dibarengi rasa aman dikatakan tidak sukses. Begitupun sebaliknya. Saya minta semua pasukan di sini untuk bertanggung jawab akan tugasnya,” tandasnya. (der/Ulm)