Cuaca Buruk Ganggu Jadwal Penerbangan

11 Bus Angkut 466 Penumpang Terlantar di Bandara Abdul Rachman Saleh

Suasana Bandara Abdul Rachman Saleh Malang. (Muhammad Choirul)
Suasana Bandara Abdul Rachman Saleh Malang. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Ratusan penumpang sempat terlantar di Bandara Abdul Rachman Saleh, Rabu (15/11). Mereka terkatung-katung akibat batalnya lima jadwal penerbangan dari bandara itu akibat cuaca buruk.

Kepala Tata Usaha Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Holili, menegaskan, pihaknya telah melaksanakan langkah penanganan. Dari lima jadwal penerbangan, empat di antaranya dialihkan ke Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo.

Dia merinci, total sebanyak 466 penumpang diangkut dari Bandara Abdul Rachman Saleh. “Tersedia 11 bus untuk mengantarkan penumpang ke Juanda. Semua sudah berangkat,” ujar Holili.

Lebih lanjut, dia menegaskan, dampak faktor alam memang mustahil dilawan. Karena itu, dia memilih menyiapkan langkah alternatif dari pada memaksakan penerbangan tetap berangkat namun membahayakan keselamatan.

“Penyebab pasti dari cuaca buruk adalah pandangan pilot hanya sampai pada 1000 meter. Sesuai standar keselamatan penerbangan jarak pandang pilot antara 4.000 hingga 5.000 meter,” pungkasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, cuaca buruk mengganggu lima jadwal penerbangan. Empat penerbangan dialihkan masing-masing dari maskapai Sriwijaya Air (dua jadwal penerbangan), Citilink yang dan Batik Air. Sedangkan satu penerbangan yang batal dari maskapai Wings Air.(Coi/Aka)