HUT ke-103 Kota Malang

103 Penari Grebeg Jowo Meriahkan Pesta Rakyat

103 Penari Kolosal Grebeg Jowo Meriahkan Pesta Rakyat. (Muhammad Choirul)
103 Penari Kolosal Grebeg Jowo Meriahkan Pesta Rakyat. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Sebanyak 103 penari kolosal Grebeg Jowo turut memeriahkan Pesta Rakyat dalam rangka HUT ke-103 Kota Malang dan Harlah ke-94 Nahdlatul Ulama, Minggu (16/4). Tarian yang digawangi Sekolah Budaya Tunggulwulung dan Kampung Budaya Polowijen ini bertajuk ‘Malang Adalah Bumi Para Pemberani’.

Mereka berlenggak-lenggok dengan barisan melingkar hampir memenuhi separuh pedestrian Bundaran Tugu. Sebagian lain berada di bagian dalam Bundaran Tugu, berbaur dengan keyboardist yang juga berkolaborasi dengan ratusan vokalis.

103 Penari Kolosal Grebeg Jowo Meriahkan Pesta Rakyat. (Muhammad Choirul)
103 Penari Kolosal Grebeg Jowo Meriahkan Pesta Rakyat. (Muhammad Choirul)

Salah satu penggagas, Wahyu Eko S, mengatakan, kolaborasi bertajuk Voice of Malang ini sengaja menjadi persembahan bagi Kota Malanng. “Voice of Malang adalah sebuah event spektakuler dan paling fenomenal di Kota Malang pada Tahun 2017 ini,” kata Wahyu.

Penggagas Kampung Budaya Polowijen, Ki Demang, yang juga turut andil dalam ajang itu mengaku telah mempersiapkan dengan total.

“Mari kita berterima kasih kepada Para Pemberani yang tergabung dalam Musik Malang Bersatu. Kita semua merayakan dan memberikan apresiasi terhormat yang setinggi-tingginya kepada mereka semuanya,” kata dia.