10 Hektare Gunung Butak Terbakar, Pendakian Ditutup

Article top ad

MALANGVOICE – Gunung Butak terbakar, sejak Jumat malam lalu (17/8). Sekitar 10 hektare lahan hangus. Untuk sementara pendakian gunung dengan ketinggian 2.868 Mdpl itu ditutup.

Informasi yang dihimpun MVoice, titik api pertama kali terlihat sekitar pukul 23.00 WIB, Jumat (17/8). Esoknya, BPBD Kota Batu bersama LMDH dan Perhutani melakukan pemadaman secara manual. Para pendaki yang berada di area gunung juga diimbau untuk turun. Sekitar 300 pendaki berhasil turun tanpa ada korban, Sabtu (18/8).

“Tidak ada korban jiwa. Sempat dikhawatirkan angin mengarahkan api ke jalur pendaki. Tapi tim bisa mengendalikannya,” kata Kepala BPBD Kota Batu Sasmito kepada MVoice, Minggu (19/8).

“Untuk sementara pendakian ditutup hingga benar-benar aman,” imbuhnya.

Namun, lanjut dia, api kecil masih terpantau di beberapa titik. Terlebih area yang sulit dijangkau, seperti lereng tebing. Disinggung apa penyebab dari kebakaran tersebut, Sasmito enggan berspekulasi. Pihaknya malah mengimbau agar seluruh pihak tetap waspada.

“Kami tidak mau menyalahkan siapa. Paling penting sekarang bagaimana menanggulangi kebakaran ini agar tidak sampai membesar,” tutupnya.

Sebagai antisipasi, BPBD Kota Batu melaksanakan kegiatan pemantauan dan monitoring 3 Kecamatan melalui perangkat radio komunikasi Repeater VHF, internet, SMS, WA dan Call Center.
Piket standby force Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana 24 jam per shift 2 orang mulai pukul 08.00 WIB – 08.00 WIB. Tim Reaksi Cepat BPBD Kota Batu monitoring rutin kawasan rawan kekeringan. (Der/Ulm)