PT Indana, Perusahaan Cat ‘Mbois’ Asli Malang

0
12
Steven menunjukkan produk terlarisnya, Decofresh
Steven menunjukkan produk terlarisnya, Decofresh

MALANGVOICE – Mungkin sebagian masyarakat Malang belum paham bahwa di balik kesuksesan Kampung Jodipan Warna-Warni dan Kampung Tridi, ada perusahaan cat asli Malang yang berkontribusi lebih dari 4 ton cat untuk mewarnai seluruh kampung.

Ribuan cat menunggu untuk didistribusikanRibuan cat menunggu untuk didistribusikan
Ribuan cat menunggu untuk didistribusikan

Adalah PT Inti Daya Guna Aneka Warna atau PT Indana, sebuah perusahaan cat yang didirikan wong Malang asli, Djoyo Sugiharto, pada 1981.

Wakil Direktur PT Indana sekaligus putera dari Djoyo Sugiharto, Steven Antonius Sugiharto, menceritkan, PT Indana dimulai dari bisnis cat home industry kecil yang saat itu masih berlokasi di Batu. Modal awal pun berasal dari modal keluarga. Produk saat itu hanya Thinner B dan Afduner.

Steven di depan kantor
Steven di depan kantor

Dua tahun kemudian, PT Indana dipindah ke Jalan Letjen Sutoyo 130 Kota Malang. Produk pun berkembang menjadi Semen Warna, Cat Tembok, dan Flinkote.

Semakin hari, bisnis keluarga yang digeluti PT Indana semakin tampak mantap, dan hal ini menjadi dorongan atas kemajuan perusahaan secara global. Lokasi perusahaan pun semakin terasa sempit dan tidak memadai lagi.

Barulah pada 1990 lokasi perusahaan dipindahkan ke Jalan Laksda Adi Sucipto 456 Kota Malang, dengan kapasitas lebih besar dan produksi yang juga lebih massif.

Steven di gudang
Steven di gudang

“Saat itu perusahan dibantu kakak saya, Yudi Setiawan Sugiharto. Saat ini kakak saya direktur utama perusahaan,” katanya.

Steven menambahkan, meski Indana berdiri cukup lama, pada tahun-tahun itu tidak banyak orang yang tahu eksistensi PT Indana. Pasar PT Indana lebih banyak di daerah pinggiran Jawa, seperti Blitar, Jombang, Kediri, dan Mojokerto.

“Kita waktu itu tidak masuk di kota-kota besar, karena pesaingnya pasti perusahaan kelas kakap. Makanya kami mantapkan di pinggiran dulu,” katanya lagi.

Baru pada 2010, Steven mengembangkan usaha dengan melebarkan sayap keluar Pulau Jawa. Kini Indana tersebar di 18 cabang di Kalimantan, Sumatera dan Sulawesi, dan memiliki 9 agen besar di Indonesia.

Salah satu tempat pembuatan warna cat
Salah satu tempat pembuatan warna cat

Pada tahun itu, Steven dan Yudi melihat, masih ada sesuatu yang harus dilakukan agar PT Indana bisa menjadi ikon perusahaan cat di Kota Malang.

“Kami ingin Indana ini menjadi ikon Kota Malang. Misalnya di Kudus, ikonnya kan pabrik rokok kretek Djarum itu. Jadi ketika orang-orang ke Malang, mereka hapal dengan Indana,” katanya.

Karena motivasi itu, PT Indana tidak henti-hentinya bergerak di program-program CSR, kerjasana dengan pemerintah, media dan rajin beriklan.

“Saat itu dampaknya tidak kelihatan, tapi pada 2015 dampaknya mulai terasa. Banyak pabrik-pabrik cat besar dan asing mulai mengenal PT Indana. Awalnya perusahaan kami yang hanya dipandang sebelah mata, kini dipandang dua mata,” katanya bangga.

Saat ini PT Indana sedang membangun gudang-gudang dan memperluas pabrik. Dalam sehari PT Indana dapat menghasilkan 4 ton cat.

Steven menunjukkan produk catnya
Steven menunjukkan produk catnya

Jenis-jenis cat pun bervariasi, dan Decofresh merupakan produl terlaris. Ke depan, Steven optimistis, PT Indana akan terus mengembangkan perusahaan, menggiatkan program CSR dan kerjasama, serta terus inovasi dan meningkatkan kualitas produk.