Nyeri Otot Setelah Olahraga, Ini Penyebabnya

0
50
Olahraga latihan otot cenderung sebabkan njarem.

MALANGVOICE – Nyeri otot atau ‘njarem’, biasanya muncul satu atau dua hari setelah olah raga, dan itu bisa dialami siapa saja, tak lepas dari level fitnes seseorang. Tapi jangan khawatir, nyeri otot itu hal normal dan tidak berlangsung lama.

Nyeri atau sakit pada otot setelah aktivitas fisik dikenal sebagai delayed onset muscle soreness (DOMS). Ini merupakan hal umum yang terjadi saat memulai program latihan baru, perubahan rutinitas latihan, atau meningkatkan durasi latihan rutin yang dilakukan.

Menurut Hari Setya, pelatih Street Workout Bar-Rampal, ketika otot-otot yang dilatih begitu keras tidak seperti biasa atau dengan cara yang berbeda, itu bisa menyebabkan kerusakan mikroskopis pada serat otot.

“Normal. Itu penyesuaian otot atas beban fisik. Otot lama digantikan dengan lapisan otot baru yg akan menopang beban fisik yang baru,” jelas Hari.

Siapapun bisa mengalami DOMS, bahkan atlet terlatih sekalipun. Itulah sebabnya banyak pemula yang kapok berolahraga karena takut ‘njarem’.

“Sebaiknya kalau sudah merasakan ‘njarem’ tetap lanjutkan terus olahraganya. Lama-lama otot akan terbiasa dan terlatih,” imbuhnya kepada Mvoice.

Tidak ada cara yang tepat dan terbukti 100 % efektif untuk mengobati DOMS. Perawatan seperti obat anti-inflamasi (seperti aspirin atau ibuprofen), ice packs, atau pijat hanya dapat meringankan.