Keripik Tempe Swari, Hadapi MEA dengan Kualitas Rasa

0
9
Halimah bersama keeipuk tempe brand Swari yang dukembangkannya (fia)

MALANGVOICE – Pengrajin keripik tempe yakin mampu bertahan di tengah persaingan Masyarakat Ekonomi Asia (MEA). Kualitas rasa dan penyempurnaan pada kemasan menjadi kunci untuk bersaing dengan produk serupa dari negara tetangga.

“Dulu waktu ke Malaysia, sempat melakukan perbandingan. Dari segi kualitas rasa masih jauh, mana harganya mahal,” kata Pemilik Keripik Tempe Swari, Halimah.

Ia mengatakan, langkah untuk mengantisipasi persaingan bisnis antar negara, selain menjaga kualitas rasa juga meningkatkan penampilan kemasan agar bisa tampil secantik mungkin. Ia mencontohkan, Swari memakai bahan aluminium foil sebagai bahan kemasan keripik tempe Swari.

“Kita menjadi pelopor untuk keripik tempe dalam kemasan aluminium foil. Awalnya konsumen belum terbiasa, kalau sekarang mereka lebih memilih kemasan aluminium foil karena lebih bagus dan higienis,” urai ibu enam anak ini.

Halimah sendiri memulai bisnis keripik tempe pada tahun 2000 lalu dengan berbekal mengolah tempe sebanyak 5kg dan varian rasa original. Kini, bisnisnya pun berkembang.

Varian rasa keripik tempe yang ditawarkan ada 18 jenis. Selain melayani konsumen di outlet miliknya di kawasan sentra tempe Sanan, Swari juga melayani pengiriman luar kota hingga luar negeri.

“Kalau untuk luar negeri tidak langsung dari saya, tetapi agen dari Tangerang yang mengirim ke beberapa negara, salah satunya ke Taiwan, Filipina, Korea dan Belanda,” urainya.