Gak Laku, Google Plus Dirombak!

0
21
Google Plus. (addictivetips.com)

MALANGVOICE – Google memang merajai pasar untuk layanan mesin pencari (searching), meski di sektor jejaring sosial masih kalah dengan popularitas Facebook.

Namun, Google ingin berjuang. Layanan jejaring sosial Google+ yang sempat tidak laku, akhirnya dirombak. Ekspektasinya, agar jejaring sosial itu bisa eksis dalam memenuhi kebutuhan sosial masyarakat modern.

Pada desain barunya, ada dua fitur yang difokuskan: ‘Communities’ dan ‘Collections’, sebagaimana dilaporkan laman TrustedReviews (19/11).

Lewat Communities, Google+ bakal menghubungkan dan mengumpulkan orang-orang yang memiliki hobi atau ketertarikan sama.

Sementara itu, Collections yang baru diluncurkan lima bulan lalu juga dianggap sebagai daya tarik Google+. Fitur ini memudahkan pengguna menghimpun dan mengidentifikasi unggahannya ke dalam beberapa topik tertentu agar terlihat rapi tersimpan.

Dua fitur yang diutamakan tersebut mengindikasikan bahwa Google+ akan jadi jejaring sosial yang fokus pada hobi dan ketertarikan penggunanya.

Desain baru Google+ diklaim akan memudahkan pengguna mobile, baik melalui perangkat iOS atau Android. Besar kecil layar bukan masalah untuk Google+.

Saat ini, desain baru sudah bisa dicoba melalui perangkat mobile. Sementara untuk versi situsnya, pengguna akan dimintai persetujuan terlebih dahulu lewat email atau notifikasi.-

sumber: trustedreviews.com