Wilayah Dau Disemprot Disinfektan Menggunakan Drone

Proses penyemprotan Disinfektan dengan menggunakan drone. (Toski D).
Proses penyemprotan Disinfektan dengan menggunakan drone. (Toski D).

MALANGVOICE – Bupati Malang HM Sanusi bersama Komandan Korem 083/Baladhika Jaya (BDJ), Kolonel (Inf) Zainuddin, bekerja sama dengan Universitas Muhammadyah Malang (UMM) Fauzan, untuk melakukan penyemprotan disinfektan, di wilayah Dau, Selasa (24/3).

Komandan Korem 083/BDJ, Kolonel (Inf) Zainuddin menyampaikan, penyekatan disinfektan menggunakan drone.
Tujuannya untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Di Dau ini kan sudah ada korban Covid-19, jadi kami lakukan penyemprotan untuk pencegahan agar tidak menyebar,” ungkapnya, saat ditemui awak media di Lapangan Desa Mulyoagung, Dau.

BNN Kota Malang

Penyemprotan disinfektan ini, lanjut Zainuddin, dirinya menggandeng Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang untuk melakukan pemetaan wilayah, dan pihak UMM yang memiliki alat drone untuk melakukan penyemprotan.

“Drone ini milik UMM, untuk jadwal penyemprotan disinfektan dengan menggunakan drone ini kami tunggu intruksi dari Bupati Malang HM Sanusi,” jelasnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadyah Malang (UMM) Fauzan mengatakan, drone ini peruntukannya untuk keperluan penyemprotan insektisida di sektor pertanian.

“Ini memang (sebenarnya) untuk pertanian, tapi semua resource harus kita kerahkan, sistemnya sama. Kami berkejaran dengan waktu, untuk menekan jumlah lebih banyak korban,” ucapnya.

Di sisi lain, Bupati Malang HM Sanusi mengatakan, kegiatan Penyemprotan disinfektan ini untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Kecamatan Dau.

“Penyemprotan ini bentuk antisipasi penyebaran Corona. Menurut analisa dokter, virus ini tidak akan menyebar jika disemprot disinfektan,” ujarnya.

Untuk itu, lanjut Sanusi, dirinya melakukan penyemprotan disinfektan dari udara atau memakai drone, dan secara manual.

“Semua daerah di Kabupaten Malang kami semprot dinsifektan secara manual. Kalau yang pakai drone sementara hanya di Dau saja, karena ada korban Covid-19,” tukasnya.(Der/Aka)