Universitas Muhammadiyah Malang Latihan Kepemimpinan di Madivif 2 Kostrad

MALANGVOICE – Pelatihan Kepemimpinan Pemerintahan 2016 untuk mahasiswa/mahasiswi Fakultas Ilmu sosial dan Ilmu Politik (FISIP) yang diorganisir Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Malang UMM), berlangsung selama 3 hari, 28 s/d 30 Nopember lalu, diikuti 300 orang mahasiswa/mahasiswi UMM, di Markas Divif 2 Kostrad, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

Kegiatan bertujuan melatih jiwa kepemimpinan para mahasiswa/mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UMM Malang. Adapun kegiatan dalam Pelatihan ini antara lain pelatihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB), Peraturan Penghormatan Militer (PPM), Kepemimpinan Lapangan, Wawasan Kebangsaan, dan Implementasi Pancasila. Pemberian materi ini diberikan secara langsung oleh para prajurit Denma Divif 2 Kostrad.

madivif-2Kegiatan hari pertama dimulai dengan mengelilingi Markas Divif 2 Kostrad kepada peserta, dengan tujuan untuk mengenal lebih dekat Divif 2 Kostrad. Setelah melaksanakan pengenalan di Madivif 2 Kostrad, dilanjutkan dengan pemberian materi PBB, PPM dan Kepemimpinan Lapangan.

BNN Kota Malang

madivif-3Dihari kedua para peserta pelatihan melaksanakan materi Wawasan Kebangsaan dan Implementasi Pancasila di Gedung Sandoyo Divif 2 Kostrad. Materi yang disampaikan mendapat respon yang baik dari peserta. Dilanjutkan dengan diskusi, para peserta dibagi menjadi 12 kelompok untuk mengimplementasikan Pancasila.

Dihari terakhir pelatihan, para peserta melaksanakan materi jurit malam, dimana materi ini dimaksudkan untuk melatih mental dan keberanian para peserta latihan. Jurit malam dilaksanakan di sekitar Madivif 2 Kostrad, dengan memutari ring luar Divif 2 Kostrad dan berakhir di Lapangan Tembak Denma Divif 2 kostrad.

Salah satu peserta pelatihan menyampaikan, “Pelatihan di Kostrad benar-benar dapat saya rasakan manfaatnya, kami diajari dengan sungguh-sungguh menjadi seorang pemimpin, pemberian materi pun mengena bagi kami, kami disini juga diajarkan hidup disiplin dari bangun hingga akan tidur semuanya diatur layaknya seorang prajurit”, ujarnya.