Tiga Calon Sekda Pemkot Malang Adu Kemampuan Lewat Uji Publik

Uji publik calon Sekda Kota Malang. (Istimewa)

MALANGVOICE – Tiga kandidat calon Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Malang mengikuti tahapan uji publik yang digelar di kantor Ngalam Command Center (NCC) Balai Kota Malang, Kamis (8/4).

Tiga peserta itu adalah Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Malang, Handi Priyanto; Kepala Disnaker-PMPTSP Kota Malang, Erik Setyo Santoso; dan terakhir Subkhan selaku Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Malang.

Dalam kegiatan tersebut Wali Kota Malang, Sutiaji, memberikan sambutan pembuka. Dirinya mengatakan ada dua komponen dasar yang harus dimiliki calon Sekda Kota Malang.

“Satu adalah manage, karena beliau secara struktural akan memanage perangkat daerah. Maka to management pastinya menjadi persyaratan dasar yang harus dimiliki. Karena sesungguhnya Sekda ini sebagai dirijen dari ASN,”
ujarnya Kamis (8/4).

Kedua, calon sekda Kota Malang ini perlu memiliki kemampuan leader, sebab tugas sekda dalam pemerintahan itu sebagai pembantu Wali Kota dan Wakil Wali Kota menyukseskan pembangunan.

“Leader ini sangat-sangat penting karena kebijakan-kebijakan non publik harus diambil oleh Sekda Kota Malang yang nantinya akan disuguhkan ke kepala daerah dan wakil kepala daerah. Leadership to lead ini harus ada pendalaman,” tuturnya.

Terkait penilaian dalam uji publik, Sutiaji menginginkan adanya keterlibatan dari pihak psikolog guna menilai karakteristik tiap-tiap calon Sekda Kota Malang.

“Karena ini DPRD berkolaborasi dengan Forkopimda dan akademisi dilibatkan dalam proses penilaian calon sekda ini,” terangnya.

Diakhir, Sutiaji berharap calon sekda kota malang nantinya adalah orang yang benar-benar aspiratif, akomodatif, dan mampu membuat kebijakan yang futuristik tanpa menghilangkan point integritas.

“Calon sekda ini bener-bener aspiratif, akomodatif, kebijakan kedepan itu apa yang disuguhkan ke kami. Kebijakan yang futuristic. Tetap kita berpedoman harus menjaga integritas itu,” tandasnya.(der)

article bottom ad