GSI dan Gebyar Hardiknas 2018

Teken MoU dengan Kebun Raya Purwodadi, Disdik Kota Malang Serukan Cinta Lingkungan

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Muhadjir Effendy, turut menyaksikan penandatanganan MoU Disdik Kota Malang dengan CSR. (Muhammad Choirul)
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Muhadjir Effendy, turut menyaksikan penandatanganan MoU Disdik Kota Malang dengan CSR. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Gala Siswa Indonesia (GSI) SMP dan Gebyar Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2018 yang berlangsung di komplek Asifa, Sabtu (12/5) diselingi dengan penandatanganan MoU antara Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Malang dengan Kebun Raya Purwodadi dan perusahaan jasa penyedia layanan aplikasi Apjatel.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Republik Indonesia Prof Dr Muhadjir Effendy beserta segenap pejabat lain turut menyaksikan momentum ini. Kepala Disdik Kota Malang, Dra Zubaidah MM, menuturkan terdapat tujuan mulia atas kerja sama yang telah diteken.

Dikatakan, pihaknya ingin menumbuhkembangkan karakter peduli sekaligus cinta lingkungan pada warga sekolah. Dengan begitu, lanjut Zubaidah, kelestarian lingkungan dapat terjaga.

Dalam kondisi demikian, praktis kenyamanan, kesejukan serta keasrian lingkungan sekolah sebagai tempat belajar dan juga sebagai rumah kedua warga sekolah dapat diwujudkan dengan baik. “Disdik Kota Malang bertekad memberikan pelayanan pendidikan pada masyarakat luas secara optimal dan transparan,” tegasnya.

Jebolan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini menambahkan, salah satu upaya yang selama ini gencar dilakukan adalah melalui pelaporan kinerja. Dalam hal ini, penyebaran informasi mengenai tata kelola pendidikan dilaksanakan berbasis online.

“Sehingga kinerja seluruh jajaran kami dapat dipantau serta dievaluasi dengan baik. Dari waktu ke waktu Disdik akan senantiasa meningkatkan kompetensinya sesuai dengan perkembangan jaman yang dinamis,” tandasnya.

Dalam kesempatan kali ini, juga dilaksanakan penyerahan secara simbolis bantuan pada siswa yatim, siswa piatu, siswa yatim piatu maupun siswa kurang beruntung. Prosesi ini dipimpin oleh Mendikbud Prof Dr Muhadjir Effendy M AP, didampingi Kadisdik Kota Malang Dra Zubaidah MM.

“Pemberian bantuan ini merupakan salah satu wujud implementasi Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) yang telah dijalankan oleh insan pendidikan Kota Malang. Berkat kebersamaan, gotong royong dengan didasari pilar religius yang kuat penggalangan dana sosial secara sukarela ini berhasil dilaksanakan dan disalurkan pada yang membutuhkan,” pungkasnya.(Coi/Aka)