Selama Natal dan Tahun Baru, Bromo – Semeru Hasilkan Miliaran Rupiah

Ilustrasi Bromo (Istimewa)

MALANGVOICE – Pesona Bromo Tengger Semeru masih jadi primadona. Buktinya
Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) meraup pendapatan Rp 1 miliar. Itu pun hanya hitungan dari kunjungan wisatawan selama liburan Natal dan Tahun Baru.

Kepala Humas Balai Besar TNBTS, Sarif Hidayat mengatakan jumlah pengunjung di kawasan TNBTS sejak 26 hingga 31 Desember 2018 mencapai 38.095 orang. Jumlah tersebut terdiri dari pengunjung lokal dan mancanegara.

“Jumlah pengunjung nusantara (lokal) sebanyak 37.928 orang, sedangkan jumlah pengunjung mancanegara sebanyak 167 orang,” ujarnya, Rabu (2/1).

BNN Kota Malang

Jumlah pengunjung, lanjut dia, dihitung dari empat pintu masuk. Antara lain tiga pintu masuk wisata Bromo, yakni Penanjakan Pasuruan, Cemorolawang Probolinggo dan Coban Trisula Malang serta satu pintu masuk pendakian Ranu Pani Lumajang.

“Dari jumlah pengunjung tersebut Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang didapat sebesar Rp 1.296.187.500,” urainya.

Sedangkan, jumlah pengunjung selama 2018 sejak Januari hingga Desember yakni sejumlah 853.016 orang. Rinciannya yakni 828.247 orang pengunjung lokal dan 24.769 orang pengunjung mancanegara.

“Selama setahun PNPB yang didapat sebesar Rp 27.301.587.649,” pungkasnya.

Jumlah tersebut meningkat bila dibanding tahun lalu. Pada 2017 terdapat 652.463 pengunjung, terdiri dari 628.895 orang pengunjung lokal dan 23.568 orang pengunjung mancanegara. Jumlah PNBP sebesar Rp 22.088.122.035.(Der/Aka)