Sambil Kampanye, Ahmad Wanedi Turut Bekali Kompetensi Tenaga Kerja Ahli

Calon Wakil Wali Kota Malang, Ahmad Wanedi, membuka pelatihan tenaga dan ahli konstruksi pada hari pertama kampanye. (Muhammad Choirul)
Calon Wakil Wali Kota Malang, Ahmad Wanedi, membuka pelatihan tenaga dan ahli konstruksi pada hari pertama kampanye. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Calon Wakil Wali Kota Malang No 1, Ahmad Wanedi, mengisi hari pertama masa kampanye, Kamis (15/2), bersama Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Sumber Daya Manusia Konstruksi Indonesia (Asdamkindo) Jawa Timur. Dia hadir dalam uji kompetensi tenaga kerja ahli dan terampil di Jalan Tumbal Negara, Kota Malang.

Bapak dua anak itu tidak ujug-ujug ‘numpang panggung’ dalam ajang tersebut. Sebab, Ahmad Wanedi memang telah menjabat Sekretaris Umum Asdamkindo Jatim sejak tahun 2013 silam.

Adapun tujuan diselenggarakannya kegiatan ini yakni untuk mendidik tenaga ahli dan terampil untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia yang masih sangat minim. “Kegiatan rutin ini dilakukan dua minggu sekali, tergantung peminatnya di seluruh Jatim. Karena kita punya tanggung jawab secara moral untuk mendidik tenaga-tenaga ahli,” ungkapnya.

BNN Kota Malang

Ajang ini bakal menjadi program secara berkelanjutan. Sebab, pihaknya mendapatkan kewenangan untuk melakukan uji kompetensi oleh LPJK Jatim. Para peserta pun jika dinyatakan lulus bakal membawa pulang sertifikat yang sudah ditandatangi oleh Asean Free Trade Area (AFTA).

“Karena memang sertifikat ini bisa menjadi persyaratan terutama untuk mengantisipasi arus keluar masuk tenaga kerja Asean ini tak terbendung lagi. Jangan sampai justru negara kita menjadi pasarnya negara asing,” tandasnya.

Oleh sebab itu, lanjut Wanedi, SDM yang dimiliki Indonesia, dalam hal ini tenaga kerja, harus terus dimaksimalkan. Ini sejalan dengan pesan Bung Karno, jangan menjadi asing di negeri sendiri. “Kita harus menjadi tuan rumah di negeri kita sendiri. Salah satunya yaitu tenaga kita harus terampil dan terdidik untuk menciptakan tenaga yang profesional,” pungkasnya. (Coi/Ery)