Folk Music Festival 2017

Penonton Bawa Bayi Hingga Berkemah, Simak Serunya FMF!

Danilla, salah satu penampil dalam Folk Music Festival (FMF) 2017di Kusuma Agrowisata, Kota Batu, Sabtu malam (15/7). (Aziz Ramadani)
Danilla, salah satu penampil dalam Folk Music Festival (FMF) 2017di Kusuma Agrowisata, Kota Batu, Sabtu malam (15/7). (Aziz Ramadani)

MALANGVOICE – Banyak pernak pernik antusiasme gelaran Folk Music Festival 2017 di Kusuma Agrowisata Kota Batu, Sabtu (15/7). Paling menarik, tak sedikit di antara ribuan penonton, terdapat pasangan membawa serta bayinya menonton event yang mendatangkan 14 musisi folk tanah air tersebut. Bahkan, ada pula penonton mendirikan tenda kemah di lokasi festival.

Baca juga: Musisi Folk Nasional Sambangi Batu, 5.000 Lembar Tiket Ludes

Pasangan Suci Prima Yousya-Azizul Amri misalnya. Warga asal Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang ini tak canggung mengajak bayinya yang berumur setahun. Hal ini diakuinya juga baru pertama kali dilakukan.

Beberapa penonton FMF 2017 ada yang membawa serta bayinya di Kusuma Agrowisata, Kota Batu, Sabtu malam (15/7). (Aziz Ramadani)
Beberapa penonton FMF 2017 ada yang membawa serta bayinya di Kusuma Agrowisata, Kota Batu, Sabtu malam (15/7). (Aziz Ramadani)

“Biasanya ya kalau jalan-jalan ke taman saja. Tapi di FMF 2017 ini konsepnya (outdoor veneu) jadi bisa alternatif jalan-jalan, kalau indoor ngebosenin, dan terbatas,” kata Icus, sapaan akrab Suci Prima Yousya ditemui MVoice beberapa saat lalu.

Alasan mengajak serta buah hatinya bukan tanpa sebab. Selain karena ingin melihat dan menikmati penampilan beberapa musisi favorit, keduanya juga ingin mengenalkan musik sejak dini kepada buah hati pertamanya bernama Arzuqna Baruna Amri.

Dia berharap, agenda selanjutnya panitia bisa menyediakan spot khusus untuk keluarga sehingga ramah anak-anak. “Sebenarnya sudah ada tenda, tapi terbatas dan penuh ditempati penonton lainya (bukan keluarga),” pungkasnya.

Sementara itu, Yohanes Cordha, penonton yang mendirikan tenda mengaku telah jauh hari mempersiapkan perlengkapan ala camping, mulai tenda, matras hingga kompor mini. Sebab, menurutnya, konsep FMF 2017 dengan suasana pegunungan alami Kota Batu sangat cocok. “Ya lihat situasi dan kondisi acara dulu mas,” kata pria domisili Bali ini.

Terlepas dari itu, Cordha, panggilan akrabnya, sangat terkesan dengan FMF 2017. Sebab, dirinya bertemu dengan teman lama sekaligus menambah teman baru.

“Jadi bukan hanya sekadar senang-senang tapi silaturahmi dan nambah kenalan,” pungkasnya.


Reporter: Aziz Ramadani
Editor: Muhammad Choirul Anwar
Publisher: Yunus Zakaria