Pembangunan Gedung Bersama di Tengah Pandemi Covid-19, Wali Kota Sutiaji Berharap Tak Molor

Wali Kota Malang Sutiaji peletakan batu proyek pembangunan gedung bersama di Balai Kota Malang, Kamis (9/4). (Humas Pemkot Malang)
Wali Kota Malang Sutiaji peletakan batu proyek pembangunan gedung bersama di Balai Kota Malang, Kamis (9/4). (Humas Pemkot Malang)

MALANGVOICE – Wali Kota Malang Sutiaji melakukan peletakan batu pertama proyek pembangunan gedung bersama, Kamis (9/4). Bangunan yang berada di bagian belakang Balai Kota Malang digadang-gadang bakal semakin melengkapi kebutuhan kantor Pemerintah Kota Malang.

Wali Kota Sutiaji setelah meletakkan batu pertama bersama Wakil Wali Kota Malang dan Sekda Kota Malang berharap proyek bangunan ini bisa selesai tepat waktu.

“Rencananya, penyelesaian pembangunan dilakukan selama 270 hari kalender, itu dalam kondisi normal,” katanya.

BNN Kota Malang

Namun, pihaknya tak memungkiri proses pembangunan akan terkendala, mengingat situasi dan kondisi pandemi Covid-19 yang membatasi jumlah kerumunan orang.

“Pekerjaan ini kan dilaksanakan pada kondisi Covid-19, artinya bahwa SOP-nya tetep tidak lebih dari tiga puluh orang, maka ini jelas akan membawa dampak, tapi mudah-mudahan tetap 270 hari kalender,” ujar alumnus IAIN Malang ini.

“Ini artinya bahwa kita dalam situasi corona pun harapan kami perputaran keuangan di kota malang tetap bisa jalan,” imbuhnya.

Perlu diketahui, belanja konstruksi pembangunan gedung bersama di Balai Kota Malang ini dimenangkan oleh PT. Artomzaraya dengan nilai proyek Rp 45.431.697.000,00 (Empat puluh lima miliar empat ratus tiga puluh satu juta enam ratus sembilan puluh tujuh ribu rupiah). Proyek ini ditargetkan rampung pada akhir tahun 2020. Keberadaan gedung 4 lantai ini nantinya akan difungsikan oleh beberapa perangkat daerah secara terintegrasi, yang bertujuan untuk memudahkan akses sekaligus memperpendek rentang kendali layanan kepada masyarakat dengan efektif dan efisien.(Der/Aka)