Minggu Depan Jembatan Sonokembang Mulai Dibangun, Target Rampung Agustus

MALANGVOICE – Pemkot Malang mulai mematangkan rencana pembangunan Jembatan Sonokembang. Proyek ini dijadwalkan mulai dikerjakan awal Februari 2026 dengan anggaran sekitar Rp5 miliar dari APBD Kota Malang.

Saat ini, Jembatan Sonokembang belum difungsikan pasca ambrol pada Oktober 2025. Sebagai pengganti sementara, Pemkot telah menyiapkan jembatan bailey agar aktivitas dan arus lalu lintas warga tetap berjalan.

Alun-Alun Merdeka Segera Dibuka, Makin Ramah Anak

Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, mengatakan jembatan yang baru nantinya akan dibangun dengan spesifikasi berbeda dari sebelumnya. Struktur dibuat lebih kuat, lebih tinggi, dan lebih lebar.

“Konstruksi jembatan baru ini berbeda dengan jembatan lama. Kami bangun lebih tinggi dan lebih lebar, serta menggunakan material yang lebih bagus, yakni precast beton. Karena kualitasnya lebih baik, anggarannya juga menyesuaikan,” jelasnya.

Secara teknis, Jembatan Sonokembang dirancang memiliki panjang sekitar 17 meter. Lebarnya diperluas dari sebelumnya 5,5 meter menjadi 9 meter, lengkap dengan ruang khusus bagi pejalan kaki di sisi kanan dan kiri jembatan.

“Kanan kiri nanti ada space untuk pejalan kaki,” tambah Dandung.

Tak hanya diperlebar, elevasi jembatan juga akan dinaikkan sekitar satu meter. Penyesuaian ini dilakukan agar selaras dengan kondisi jalan sekaligus memperlancar aliran air di bawah jembatan.

“Ketinggian jembatan akan disesuaikan dengan elevasi jalan. Dari arah utara jalannya akan dibuat lebih landai sehingga lebih nyaman dan aman. Aliran air juga menjadi lebih lancar dan tidak mudah tersumbat sampah,” tegasnya.

Selama proses pembangunan berlangsung, jembatan bailey tetap akan difungsikan. Pembongkaran jembatan sementara tersebut baru dilakukan setelah jembatan permanen rampung dan siap digunakan.

“Jembatan bailey masih kami pertahankan dan akan dibongkar setelah jembatan baru berfungsi,” ujarnya.

Dandung menambahkan, anggaran Rp5 miliar disesuaikan dengan perubahan desain dan peningkatan spesifikasi teknis, termasuk penggunaan material precast beton sebagai struktur utama. Masa pengerjaan diperkirakan memakan waktu lima hingga enam bulan.

“Mudah-mudahan dengan doa semua pihak, bulan depan atau bahkan minggu depan pekerjaan sudah bisa dimulai,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Jembatan Sonokembang ambrol pada Oktober 2025 lalu dan sejak itu digantikan jembatan bailey sebagai solusi sementara bagi warga.(der)

Berita Terkini

Arikel Terkait