Mengaku Sebagai ASN, Pelaku Gendam Bawa Lari Handphone Penjual Buah

Tangkapan layar CCTV pelaku. (Istimewa)
Article top ad

MALANGVOICE – Penjual buah di Jalan Raya Ir. Soekarno, Desa Beji, Junrejo, Kota Batu jadi sasaran pelaku gendam. Hanphone miliknya raib tanpa sadar dibawa lari pelaku.

Pelaku gendam itu menyamar sebagai pegawai pemerintahan. Ia mendatangi lapak korban bernama Dini (29) dengan mengatakan pada Dini bahwa lapaknya ada yang tidak beres dan akan segera dilakukan penggusuran.

Kejadian gendam ini terjadi pada hari Minggu (10/01) pukul 11.00 WIB. Saat sedang terjadi obrolan terkait penggusuran itu secara tidak sadar handphone Dini dipinjam.

“Handphone saya dipinjam untuk foto-foto karena ia memakai handphone lama, ya saya kasihkan kemudian gak tahu lagi. Saya sadar pas anak saya menangis, dan mencari orang tersebut tapi sudah tidak ada dengan membawa handphone saya,” jelas dia, Selasa (12/01).

Mengetahui dirinya habis digendam, ia langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Junrejo di hari yang sama pukul 19.00 WIB. Kanit Reskrim Polsek Junrejo, Ipda Hendik Yuli membenarkan kejadian tersebut.

Yuli menjelaskan, kronologis kejadian, yakni korban didatangi pelaku yang mengenakan jaket hitam serta topi berlogo pemerintah menyerupai Aparatur Sipil Negara (ASN) kemudian melakukan obrolan.

Ia mengaku tidak tahu obrolannya seputar apa, intinya pelaku mengaku perangkat pemerintah. “Aksinya juga sempat terekam CCTV cuman kendalanya resolusi yang kurang memadai. Tapi tetap kita upayakan ke ranah hukum lebih lanjut,” tegas Yuli.

Untuk itu ia menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati terhadap orang yang tidak dikenal dan bisa menanyai identitasnya terlebih dahulu dengan jelas.

“Meskipun mengaku sebagai apapun itu dan jangan mudah menuruti apa yang diminta oleh orang yang tidak dikenal tersebut,” tutupnya.(der)