Mau Cukur Rambut Kemaluan, Perhatikan Ini Dulu

Ilustrasi Mencukur Rambut Kemaluan (Foto : Halodoc.com)
Ilustrasi Mencukur Rambut Kemaluan (Foto : Halodoc.com)

MALANGVOICE – Menjaga kebersihan dan kerapian diri sendiri bukan hanya ditunjukkan dari penampilan luar. Melainkan juga dari dalam dengan menjaga kebersihan dan kerapian rambut kemaluan.

Oleh karena itu, perlu sesekali mencukur rambut kemaluan agar tampak bersih dan rapi. Baik laki-laki maupun perempuan.

Meski begitu, dalam melakukannya janganlah sembarangan dan perlu dengan hati-hati. Jika salah saat menggunakan pisau cukur atau waxing bisa menyebabkan iritasi.

BNN Kota Malang

Setidaknya, kita perlu mengetahui bahwa membersihkan rambut kemaluan yang baik dan aman.

Melansir dari laman Women’s Health. Ada dua alasan mengapa mencukur rambut kemaluan bisa sangat berisiko bahaya. Khususnya bagi perempuan.

Sebagaimana yang dikatakan oleh dokter Michelle Metz, MD. Mencukur habis rambut kemaluan terlalu sering akan meningkatkan risiko mengalami folliculitis atau infeksi folikel rambut.

Disebutkannya, Folliculitis itu tampak seperti pembengkakan-pembengkakan kecil putih pada setiap pori-pori yang ditumbuhi rambut.

Seringkali, hal tersebut disebabkan oleh buruknya mencukur rambut kemaluan. Untuk mengatasinya bisa diatasi dengan obat antibiotik atau salep oles.

Hal kedua yang bisa membahayakan dengan timbulnya ingrown hair. Masalah ini yaitu tumbuhnya rambut kemaluan ke dalam.

Akibatnya, ini dapat menimbulkan iritasi dan rasa sakit karena tekanan rambut yang tumbuh ke dalam daging.

Oleh sebab itu, mencukur dengan secukupnya merupakan solusi terbaik. Artinya dengan lebih memastikan kebersihan alat cukur dan ketajaman yang sesuai dan tidak menyebabkan iritasi.

Kemudian juga bisa diantisipasi dengan mandi air hangat sebelum mencukur. Tujuannya agar bisa membuka pori-pori dan melembutkan folikel rambut.

Untuk setiap kali mencukur, setidaknya juga mengoleskan pelembab pada daerah yang akan dicukur. Hal itu untuk tentunya untuk melindungi kulit.

Selain itu juga disarankan jangan terlalu sering mencukurnya. Paling tidak beri jangka waktu 3 bulan sekali.

Bagaimanapun juga, rambut kemaluan juga berfungsi mencegah iritasi dari gesekan. Mungkin karena akibat pakaian yang dikenakan atau yang lainnya.(Hmz/Aka)