Lima Tips #Cari_Aman saat Puasa dan Hujan Bagi Perempuan Ketika Berkendara

MALANGVOICE – Intensitas hujan yang masih sering mengguyur wilayah Malang Raya selama bulan Ramadan membuat para pengendara perlu meningkatkan kewaspadaan di jalan. Kondisi jalan yang licin, jarak pandang yang menurun, serta kondisi tubuh yang sedang berpuasa menjadi faktor yang menuntut kehati-hatian lebih saat berkendara.

Situasi ini juga dirasakan banyak perempuan yang tetap aktif menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja, mengantar keluarga, hingga berbelanja kebutuhan rumah tangga.

MPM Honda Jatim Kembali Jalani Audit ISO, Perkuat Keamanan Informasi dan Perlindungan Data

Melihat kondisi tersebut, PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) selaku distributor sepeda motor Honda wilayah Jawa Timur dan NTT mengajak masyarakat, khususnya pengendara perempuan di Malang Raya yang meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu, untuk selalu menerapkan prinsip #Cari_Aman saat berkendara di tengah cuaca hujan selama bulan puasa.

MPM Honda Jatim membagikan sejumlah tips aman berkendara bagi perempuan yang tetap beraktivitas saat Ramadan, terutama ketika hujan turun.

Pertama, pengendara perlu memastikan kondisi tubuh tetap prima. Sahur dengan asupan bergizi dan cukup cairan penting untuk menjaga stamina selama berpuasa. Jika merasa lelah atau mengantuk, pengendara disarankan beristirahat terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan.

Kedua, gunakan perlengkapan berkendara yang aman dan nyaman. Helm berstandar SNI, jaket, sarung tangan, serta sepatu tertutup menjadi perlengkapan dasar yang wajib digunakan.

Saat hujan, pengendara dianjurkan memakai jas hujan yang tidak mengganggu pergerakan. Bagi perempuan berhijab, pastikan hijab tetap rapi agar tidak menghalangi pandangan.

Ketiga, kurangi kecepatan dan jaga jarak aman. Permukaan jalan yang basah membuat jarak pengereman menjadi lebih panjang. Dengan mengurangi kecepatan dan menjaga jarak dari kendaraan di depan, risiko kecelakaan dapat diminimalkan.

Keempat, tetap fokus dan mengantisipasi kondisi jalan. Pengendara perlu memperhatikan genangan air, jalan berlubang, serta pergerakan kendaraan lain di sekitar. Berkendara dengan tenang dan tidak terburu-buru akan membantu menjaga keselamatan di jalan.

Kelima, pastikan sepeda motor dalam kondisi prima sebelum digunakan. Pengecekan sederhana seperti kondisi ban, rem, lampu, serta bahan bakar penting dilakukan agar perjalanan tetap aman meskipun dalam kondisi hujan.

Instruktur Safety Riding MPM Honda Jatim, Hari Setiawan, mengingatkan bahwa teknik berkendara saat hujan perlu disesuaikan dengan kondisi jalan.

“Saat hujan, daya cengkeram ban ke jalan berkurang sehingga pengendara perlu mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, dan menghindari manuver mendadak agar tetap #Cari_Aman,” jelasnya.

Sementara itu, Marketing Communication & Development Division Head MPM Honda Jatim, Suhari, menegaskan bahwa keselamatan berkendara merupakan tanggung jawab bersama yang perlu terus dibangun melalui edukasi kepada masyarakat.

“Melalui kampanye #Cari_Aman, kami mengajak masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, terlebih di bulan puasa dengan kondisi cuaca hujan. Berkendara dengan tenang dan penuh tanggung jawab merupakan bagian dari upaya menciptakan lalu lintas yang aman, sejalan dengan semangat Sinergi Bagi Negeri,” ujarnya.

Selain itu, MPM Honda Jatim juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan keterampilan berkendara melalui pelatihan keselamatan berkendara di Safety Riding Lab Astra Honda SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kabupaten Malang. Fasilitas ini menjadi sarana edukasi safety riding bagi masyarakat di wilayah Malang Raya.

Melalui kampanye #Cari_Aman dan semangat Sinergi Bagi Negeri, MPM Honda Jatim berharap masyarakat tetap dapat menjalankan aktivitas selama Ramadan dengan aman, nyaman, dan bertanggung jawab di jalan raya.(der)

Berita Terkini

Arikel Terkait