Polemik Pembangunan Pasar Dinoyo

Kapolres Malang Kota Siap Kawal Pedagang Pasar Merjosari

Kapolres Malang Kota AKBP Hoiruddun Hasibuan. (deny)
Kapolres Malang Kota AKBP Hoiruddun Hasibuan. (deny)

MALANGVOICE – Kapolres Malang Kota, AKBP Hoiruddun Hasibuan, memberi penjelasan terkait hasil mediasi antara perwakilan pedagang pasar Merjosari dengan Pemkot Malang, Jumat (7/4).

Dari hasil itu, perwakilan pedagang menginginkan adanya fasilitas yang dipenuhi investor di Pasar Dinoyo. Pedagang juga banyak mengeluh terkait segala hal yang terjadi selama ini.

“Ya saya ingin dengar apa yang terjadi di lapangan. Intinya dalam mediasi ini semuanya dibicarakan karena masalah bisa diselesaikan dengan komunikasi,” katanya.

Beberapa hal yang diinginkan pedagang, antara lain adalah penambahan blower dan fasilitas lain. “Masalah fasilitas intinya yang harus diberikan investor, tapi sudah dijelaskan banyak hal,” tambah mantan Pamen Densus 88 ini.

Selebihnya, sebagai polisi pihaknya berjanji akan mengawal ketat perpindahan pedagang pasar Merjosari ke Dinoyo itu. Saat ini sesuai data, sudah ada 575 pedagang yang sudah membayar tempat baru dan siap pindah ke pasar Dinoyo.

“Kalau mau pindah ya pindah aja, kami siap mengawal. Pasukan sudah kami kerahkan 800 personel gabungan, intinya suasana harus tetap kondusif,” tukasnya.