Siswa MTsN Jadi Tumpuan Indonesia di Kejuaraan Sepatu Roda

foto 1: Pesepaturoda Azalia Salwani Davina ketika berjuang di lintasan. (ist)

MALANGVOICE – MTsN 1 Kota Malang sepanjang tahun ajaran 2020/2021, terus merai prestasi membanggakan.

Total 302 prestasi berhasil diraih siswa siswi sekolah di Jalan Bandung No 7, Kota Malang tersebut. Bahkan 75 diantaranya, merupakan prestasi di level internasional.

“Alhamdulilah, meski dalam situasi setahun terakhir ini menyesuaikan sekolah daring dan luring di masa pandemi, namun anak-anak kita dapat mengikuti dengan baik dan terus mempertahankan prestasi. Lebih-lebih, prestasi yang ditorehkan kian meningkat,” beber Kepala MTsN 1 Kota Malang, Drs H Samsudin M.Pd.

Hal itu disampaikannya dalam Pelepasan Peserta Didik MTsN 1 Kota Malang Tahun Ajaran 2020/2021 di aula sekolah, Jumat (4/6) pagi. Bersamaan itu juga digelar Penobatan 10 Besar Penyumbang Prestasi Terbanyak.

Salwa bersama sang ibunda pasca menerima penghargaan dari sekolah. (ist).

Salah satu nama yang mencuri perhatian adalah Azalia Salwani Davina. Siswi cantik dari kelas 9G itu tak lain adalah atlet sepatu roda andalan Kabupaten Malang yang telah merengkuh banyak tropy mulai ajang regional hingga nasional.

Putri bungsu pasangan Suliadi Winarno dan Agustyah Isnaini tersebut merupakan salah satu pesepaturoda belia yang digadang-gadang menjadi tumpuan Indonesia di masa mendatang.

“Semua berkat dukungan orangtua, para pelatih, pengurus cabor dan tentunya pihak sekolah, sehingga saya bisa terus meraih prestasi terbaik. Semoga ke depan, saya terus bisa menyumbangkan medali hingga level tertinggi dan memajukan cabor sepatu roda,” tutur Salwa, sapaan akrab atlet dari klub MILS ini.

Diantara deretan medali yang telah diraih Salwa selama ini, dara kelahiran 25 Juni 2006 itu pernah menjadi Juara 3 1000 m Putri di ajang POPROV Jatim VI 2019, Juara 3 Sped 1000 m Indonesia Roller Sport-Series V 2019 dan Juara 2 Speed Junior di Kejurprov V 2021.

Di usianya yang baru akan menginjak 15 tahun, Salwa sudah merengkuh hampir 20 piala dan medali cabor sepatu roda selama tiga tahun bersekolah di MTsN 1 Kota Malang.

Sebagai orangtua, Suliadi sang ayah, mengaku bangga dan akan terus memotivasi sang putri tercinta untuk menorehkan prestasi terbaik di bidang akademik dan non akademik. Saat ini, Salwa telah diterima sebagai siswi SMAN 3 Malang.

“Meski sudah berprestasi, tapi kami selalu mengingatkan Salwa supaya tetap menjaga akhlak, berbakti pada orangtua, berguna bagi sesama, bangsa dan negara,” tandas Agustyah Isnaini, sang ibunda.(der)

Dukung Pemulihan Gempa Kabupaten Malang, Bakti BCA Salurkan Donasi

Penyaluran donasi kepada BPBD Kabupaten Malang untuk korban gempa. (Istimewa)

MALANGVOICE – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui program Corporate Social Responsibility Bakti BCA tergerak untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak gempa di Malang.

Donasi tersebut diserahkan melalui dua jalur yang berbeda, pertama adalah melalui BPBD Kabupaten Malang dan Posko Kelurahan Desa Pamotan-Dampit. Adapun penyerahan donasi melalui BPBD dilakukan di BCA KCU Malang yang diserahkan Kakanwil VII Malang Weminto Suryadi dan Kepala KCU Malang Chen Lin Andrew kepada perwakilan BPBD Kab Malang pada Rabu (05/05).

Baca Juga: Rumah Rusak Berat Akibat Gempa Dapat Batuan Pemerintah Rp 50 Juta

Sementara itu bantuan lainnya diserahkan langsung ke Tim Posko Bantuan Gempa Desa Pamotan yang diberikan Kepala BCA KCP Dampit Henny Agustina.

“Segenap keluarga besar BCA turut prihatin dan menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas bencana alam gempa bumi yang terjadi beberapa waktu lalu, bahkan masih sempat dirasakan sejumlah gempa susulan. Sebagai saudara setanah air pastinya sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk saling membantu. BCA sebagai institusi perbankan yang erat berhubungan dengan masyarakat menyadari hal tersebut dan mengulurkan bantuan bagi masyarakat yang terdampak,” ujar Weminto Suryadi, Kakanwil VII Malang.

Bentuk bantuan yang disampaikan Bakti BCA bagi masyarakat terdampak gempa adalah sembako berupa 2.75 ton beras yang dapat dibagi kepada sejumlah daerah terdampak gempa. Selain itu untuk bantuan lainnya yang diserahkan untuk membantu pemulihan bangunan yang terdampak bencana gempa adalah 150 terpal. Bantuan terpal ini dapat digunakan untuk membangun tempat tinggal sementara.

“Bantuan yang disampaikan oleh Bakti BCA diharapkan dapat meringankan beban saudara-saudari kita yang tertimpa bencana. Kita sama-sama berharap ke depannya agar keadaan semakin membaik. Semoga masyarakat yang terdampak,dapat segera pulih dan beraktivitas normal kembali,” tutup Weminto.(der)

Solusi Makan Praktis, Enak, dan Sehat, Frozen Box Malang Semakin Diminati

Olahan makanan produk Frozen Box Malang. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Malang dikenal dengan banyak sekali produk kuliner. Mulai jajanan pasar hingga makanan restoran atau siap saji. Di masa pandemi Covid-19 saat ini, banyak usaha kuliner menciptakan inovasi agar bisa tetap survive, salah satunya makanan frozen food.

Ya, salah satu olahan makanan beku milik Frozen Box contohnya. Berawal dari ide membuat makanan agar bisa bertahan lama, ternyata digemari banyak orang.

Gurame bumbu kuning Frozen Box Malang. (deny rahmawan)

Tim marketing Frozen Box, Riza Alfianto, mengatakan, produknya ini bisa tahan selama enam bulan di dalam freezer dan praktis langsung dimasak.

“Selama pandemi kami mencoba mengolah bahan sendiri dan memasarkan ke teman-teman, alhamdulillah ternyata diterima dengan baik. Kemudian kami coba terjunkan ke pasar dan hasilnya bagus,” kata Riza di kantor ruko Jalan Wilis Kavling 4, Kelurahan Gadingkasri, Kecamatan Klojen, Kota Malang,

Riza mengatakan, selama Ramadan ini penjualannya meningkat drastis. Disebutkan seperti olahan gurame selama April bisa terjual 300 bugkus, lele bumbu kuning 150 bungkus, dan lele fillet bisa mencapai 200 bungkus.

“Yang paling banyak permintaan ini ada lele fillet dengan harga 35 ribu rupiah per 250 gram. Pesananya mencapai 200 bungkus di awal bulan ini, karena kami ada bonus tepung bumbu biar pembeli lebih mudah untuk mengolah,” jelasnya. Hal itu belum ditambah olahan lain seperti ayam fillet dan sayap.

Selain tahan lama, produk Frozen Food ini dibuat menggunakan bahan pilihan. Semua merupakan budidaya sendiri hasil kerja sama petani dengan sistim pakan organik. Kerja sama ini sekaligus membawa keuntungan bagi petani yang kehilangan pasokan selama pandemi.

“Jadi kami bisa klaim makanan ini sangat sehat tanpa bahan pengawet,” ujarnya.

Frozen Box mendatang akan melakukan ekspansi penjualan ke kota-kota besar. Penambahan menu juga akan dilakukan, seperti ikan dori, kakap, dan kerapu.

“Penjualan selama ini melalui reseller dan langsung melalui akun @feozenboxmalang serta banyak mitra yang tersebar di Malang. Selanjutnya semoga bisa merambah ke kota-kota besar karena tidak ada masalah soal pengiriman jarak jauh,” tandasnya.(der)

Rayakan Idulfitri di Hotel Tugu dengan Menyantap Kambing Panggang Suku Bedouin

Kambing Guling Bang Jamil yang dipanggang dengam baluran rempah. (Istimewa)

MALANGVOICE – Menyambut Idul Fitri 1442 H, Hotel Tugu Malang menyiapkan menu istimewa. Jika biasanya opor ayam, kali ini kuliner yang disiapkan lain dari yang lain.

Menghadirkan “Lamb and Ketupat Festivities”, Hotel Tugu menyajikan menu spesial ini mulai 11-31 Mei 2021 di Melati Restaurant yang juga melayani Catering & Hampers.

“Pastinya kami ingin berbagi aneka ragam masakan daging kambing lezat dan ketupat yang sudah menjadi makanan khas Idul Fitri,” kata Media Relation Hotel Tugu Malang, Budi Sesario Saputro.

Dalam keterangan tertulisnya kepada malangvoice.com, Kamis (6/5), Budi menambahkan, pihaknya menyiapkan menu spesial Kambing Panggang Suku Bedouin.

“Menu ini berupa kambing muda yang juicy lalu dipanggang dengan lapisan daun kurma di antara dua lempengan hot stone,” terangnya.

Ada lagi Kambing Guling Bang Jamil dengan daging kambing Australia yang dipanggang dengan baluran rempah istimewa racikan chef.

“Masih seputaran kuliner kambing, kami sediakan juga Ketupat Gulai Iga Kambing Muda. Menu ini sangat nikmat dengan gulai kambing, sate kambing, kerupuk ikan, kecap manis, sambal dan jeruk nipis,” ujarnya.

Bagi yang kurang berselera dengan menu daging kambing, sudah disiapkan Ketupat orem-orem Malang yang disajikan dengan orem–orem tempe khas Malang beserta udang goreng kering, sambal hijau dan peyek germut.

“Selain aneka ragam ketupat, Nasi Kuning Bebek Goreng bumbu Lengkuas juga menambah keragaman menu spesial Idul Fitri kali ini,” sambungnya.

Suasana Idul Fitri kali ini yang berbeda karena tak bisa mudik, justru dianggap peluang bagi Hotel Tugu Malang dengan tawaran paket bermalam ‘Eid Holiday Deal’ dan ‘Dreaming of  Vacation’.

Manjakan diri dengan pengalaman bermalam tak terlupakan, termasuk sarapan Idul Fitri nan mewah, jamuan Afternoon Tea, serta makan malam romantic untuk berdua atau menikmati BBQ bersama keluarga dan orang terkasih.

“Kami juga menyediakan pilihan aktivitas untuk mengisi waktu luang para tamu seperti merangkai bunga, bike tour, dan  private antique collection tour,” ujarnya.
 
Selain itu, Hotel Tugu Malang juga memberikan pilihan “Dine Anywhere You Desire” dengan ragam kuliner menggiurkan dari dua restoran.

Tidak main-main, dua restoran ini telah mengantongi awards best interior oleh Restaurant Guru, yaitu Melati Restaurant dan SaigonSan Restaurant.

Memiliki ragam venue tematik nan unik, tamu dapat memilih lokasi bersantap yang sesuai dengan mood dan preferensi sehingga terasa seperti di rumah sendiri. Mulai dari makan siang dinaungi pohon-pohon palem yang rindang, bersantai menikmati afternoon tea di SaigonSan Rooftop, hingga makan malam romantis di tepi kolam dengan lilin-lilin cantik.(end)

Berkreasi Selama Pandemi, “Downpour” Jadi Sajian Pembuka dari Diseased

Personel Diseased. (Istimewa)

MALANGVOICE – Kota Malang selalu punya kejutan dalam ranah permusikan duniawi. Kabar terbaru datang dari Diseased, side project baru bernuansa lama yang awali debut baru baru ini.

Diseased resmi meluncurkan karya pertamanya “Downpour” pada 14 April 2021 lalu. Grup yang digawangi personel yang tak asing di ranah musik Kota Malang macam Alfin (Noose Bound), Oki (Toxictoast), Hanip (Today Alive), Icang (Noose Bound), serta Odi (Goldleaf) ini sajikan Emo Revival dalam karya terbarunya.

Diseased. (Istimewa)

“Penulisan “Downpour” sendiri bermakna sulitnya manusia untuk meninggalkan masa lalu yang cukup menyesakkan,” tutur sang vokalis, Odi.

Bicara menegenai Diseased dan lahirnya “Downpour” ini, lagu tersebut merupakan sebuah achivement dari kegabutan selama pandemi, mereka ingin berusaha untuk tetap produktif meski pandemi belum jelas kapan akan selesai.

“Downpour” diproduksi secara mandiri oleh Alvin untuk urusan mixing serta mastering. Sementara untuk urusan liriknya, ditulis langsung oleh Odi. Serta dirilis oleh Spires Record.

“Downpour” dapat dinikmati secara resmi melalui beberapa platform digital.(der)

Peduli Bencana Gempa, Komunitas Honda Malang Kompak Serahkan Bantuan ke Dampit

Penyerahan bantuan kepada korban gempa. (Istimewa)

MALANGVOICE – Gempa yang terjadi di Malang dan sekitarnya mengakibatkan sejumlah bangunan roboh bahkan sampai ada korban jiwa, hal ini mengetuk hati komunitas Honda melakukan kegiatan bakti sosial, Sabtu (24/04).

Dalam program Honda Community Social Responsibility (HCSR) bertajuk ‘Dari Kami Untuk Malang Peduli Gempa Bumi Malang’ ini PT Astra Honda Motor (AHM) dan PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM) distributor sepeda motor Honda wilayah Jatim dan NTT bersama komunitas Honda Malang yang tergabung dalam Paguyuban Honda Malang (PAHAM) menyerahkan bantuan kepada warga yang terdampak di Dusun Dandang, Desa Pamotan, Dampit, Kabupaten Malang.

Bantuan senilai Rp 10juta, didistribusikan dalam bentuk sembako dan masker. Penyerahan bantuan dilakukan langsung perwakilan komunitas Honda, yakni Malang Supra Club, Honda Genio Riders Indonesia Chapter Malang, Honda Beat Club, Verza Malang Club dan diterima oleh perwakilan warga Dusun Dandang, Desa Pamotan.

Baca Juga: Paguyuban Honda Malang Bahas Rencana Donasi untuk Bencana Gempa Malang

Baca Juga: MPM Honda Jatim Beri Tips Berkendara Aman di Bulan Ramadan

Penyerahan bantuan kepada korban gempa. (Adv)

“Kegiatan sosial ini merupakan wujud kepedulian dan kebersamaan komunitas Honda dalam membantu warga khususnya di kabupaten Malang untuk bangkit kembali,” ujar Dionizius Mizidianto Selaku Community Development MPM Honda Jatim.

Dionizius berharap, bantuan inu meringankan beban korban terdampak gempa sehingga bisa melewati masa recovery dengan baik.

“Semoga dapat membantu serta memberikan semangat dan kekuatan untuk kembali menjalani aktivitas sehari-hari,” harapnya.(der)

MPM Honda Jatim Beri Tips Berkendara Aman di Bulan Ramadan

Praktik berkendara aman di bulan Ramadan. (istimewa)

MALANGVOICE – Berkendara sepeda motor saat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan akan terasa berbeda dengan berkendara di hari-hari biasa.

Banyak faktor yang dapat mempengaruhi konsentrasi dan emosi saat berkendara, hal ini bisa karena perubahan jam tidur, jam makan, hingga perilaku pengguna jalan. Pengendara sepeda motor pun perlu ekstra kendali diri saat berkendara agar selamat dalam berkendara dan ibadah tetap lancar.

Untuk itu, Instruktur Safety Riding PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) distributor sepeda motor Honda wilayah Jatim & NTT memberikan pelatihan kepada PT Human Capital Global Malang di lapangan safety riding SMK Muhammadiyah 2 Kepanjen Malang, Kamis (15/04).

Edukasi dan pelatihan safety riding bulan ini mengambil tema “Berkendara Dengan Emosi” diikuti oleh 30 peserta.

Peserta diajarkan untuk mengetahui pentingnya keselamatan berkendara, kelengkapan riding gear. Edukasi terlebih dahulu diberikan materi mengenai basic skill berkendara dan safety awarenes.

Materi yang diberikan antara lain tekhnik berkendara seperti tekhnik pengereman, keseimbangan dan bermanufer, postur berkendara juga danger prediction. Setelah itu semua peserta diajak untuk mempraktikkannya.

“Mobilitas pulang perginya karyawan kebanyakan menggunakan sepeda motor, apalagi saat ini memasuki bulan puasa, sangat penting untuk selalu menjaga kondisi tubuh yang fit selama berpuasa dan selalu utamakan keselamatan dalam berkendara dan memahami berperilaku berkendara yang baik di jalan sehingga bisa selamat dan Cari_Aman sampai tujuan,” kata Mizidianto selaku Instruktur Safety Riding MPM Honda Jatim.(der)

Bank Sampoerna Maksimalkan Momen Ramadan Santuni 50 Anak Yatim

Bank Sampoerna beri santunan di bulan Ramadan. (Istimewa)

MALANGVOICE – Momen Ramadan dimanfaatkan Bank Sampoerna Kantor Cabang Malang melalui produk Laku Pandai TASAKU (Tabungan SAKU), memberikan santunan dan perlengkapan kesehatan kepada 50 anak yatim di Yayasan Panti Asuhan Arba’Adi Wiyoto di Pakisaji, Kabupaten Malang, Selasa (20/4).

Funding Business Manager Cabang Malang, Nurul Fauzia, mengatakan, selain fokus UMKM, Bank Sampoerna juga komitmen dengan aktivitas sosial.

“Harapannya, kegiatan ini dapat memacu semangat anak-anak untuk dalam mempersiapkan masa depan mereka di panti pendidikan dan pembinaan saat ini,” ujar Nurul.

Lebih lanjut, Nurul mengatakan bahwa generasi muda merupakan generasi yang memiliki peran penting, terutama dalam mengukuhkan posisi bangsa Indonesia menjadi yang lebih baik lagi ke depannya. Semua anak di negeri ini mendapat kesempatan yang sama untuk menjadi lebih baik sebagai generasi bangsa.

Selain itu, hadirnya Ramadan sebagai bulan penuh berkah tentu mengingatkan masyarakat untuk senantiasa berbagi kepada sesama. Di bulan baik untuk beramal dan beribadah, Bank Sampoerna berkomitmen untuk memaksimalkan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi sesama.

“Bantuan yang kami berikan ini mungkin tidak seberapa. Namun, kami berharap pemberian ini dapat memberikan kebahagiaan sekaligus memotivasi panti asuhan Arba’Adi Wiyoto menjadi lebih baik dan bermanfaat bagi anak-anak ini,” ungkap Nurul.

Sementara itu, Ketua Yayasan Panti Asuhan Arba’Adi Wiyoto mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh Bank Sampoerna.

“Kami mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan dan perhatian yang sudah diberikan oleh Bank Sampoerna. Bantuan ini tentu akan bermanfaat ke depannya bagi panti asuhan

Arba’Adi Wiyoto dan anak-anak kami. Kami berdoa agar Bank Sampoerna selalu diberikan keberkahan, juga dapat terus memberikan pelayanan yang terbaik,” jelasnya.(der)

Ponpes Tanwirul Qulub Gratiskan Semua Biaya Sejak 2016

Suasana PPAI Ponpes Tanwirul Qulub (Toski D)

MALANGVOICE – Yayasan Pengawas Pendidikan Agama Islam (PPAI) pondok pesantren (ponpes) Tanwirul Qulub menggratiskan semua biaya, mulai makan, syariah, bahkan sekolah gratis bagi anak yang ingin menyantri di ponpes tersebut.

Pengasuh sekaligus pemilik Ponpes Tanwirul Qulub, Imam Safii mengatakan, sejak berdiri hingga sekarang ponpes ini tidak pernah menerima bantuan dari pemerintah.

“Saya tidak pernah buat proposal. Jadi, tidak dapat bantuan. Pernah buat proposal permohonan bantuan, tapi gagal, akhirnya kapok. Sampai sekarang tidak dapat bantuan dari pemerintah,” ungkapnya, saat ditemui di awak media, Sabtu (20/3).

Pria yang akrab disapa Gus Imam ini menjelaskan, ponpes ini berdiri di atas lahan persawahan milik keluarga kawasan Ngijo, Karangploso dan mulai dirintis sejak kisaran tahun 2016 silam. Semenjak awal berdiri, Ponpes Tanwirul Qulub ini tetap konsisten untuk tidak memungut biaya apa pun kepada para santrinya, sampai sekarang memiliki sekitar 40 santri.

”Sejak awal berdiri pada 2016, sudah gratis. Mulai dari makan, sekolah, hingga belajar ilmu di pondok, semuanya gratis. Sekitar 40 santri menimba ilmu di sini,” jelasnya.

Menurut Gus Imam, para santri yang menimba ilmu di PPAI Ponpes Tanwirul Qulub ini mayoritas anak yatim-piatu dan dari keluarga tidak mampu.

“Sesuai cita-cita saya, ponpes ini gratis, dengan menggratiskan semua sama dengan membantu para yatim, piatu, masyarakat fakir dan miskin yang ingin menyantri,” tegasnya.

Sebagai informasi, saat ini sudah ada 102 anak yang ingin menimba ilmu di Ponpes PPAI Ponpes Tanwirul Qulub yang beralamat di Desa Ngijo, Karangploso.(der)

Dukung Pembelajaran Daring, Hipakad Malang Raya Beri 10 HP untuk Siswa Berprestasi

DPC Hipakad Malang Raya beri bantuan kepada 10 anak berprestasi dan kurang mampu. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Puncak perayaan HUT ke-3 Hipakad dirayakan DPD Hipakad Jatim di Kebun Teh Wonosari Lawang, Kabupaten Malang, 19-20 September 2020.

Acara itu digelar dengan tema “Menumbuhkan dan Menguatkan Semangat Satu Jiwa, Satu Korsa, Satu Komando”.

Dalam kesempatan itu tak hanya dimaksimalkan untuk pembekalan kader dan anggota, tapi juga dirangkai dengan bakti sosial kepada warga kurang mampu.

Bakti sosial ini dicanangkan DCP Hipakad Malang Raya yang memberikan bantuan berupa 10 ponsel pintar Android kepada anak berprestasi dan kurang mampu.

Ketua DPC Hipakad Malang Raya, Afan Ari Kartika, mengatakan, bakti sosial ini sebenarnya sudah dirancang sejak lama. Namun, baru terealisasi saat perayaan HUT Hipakad.

“Harusnya diberikan awal September ini, tapi kami undur dan dibarengkan acara DPD ini,” kata Afan.

Penerima bantuan ponsel ini dipilih dengan seleksi yang benar agar tepat sasaran. Seleksi dilakukan di tiap Koramil wilayah Kodim 0833/Kota Malang. Sehingga setiap Koramil mengirim dua penerima ponsel.

“Tiap Koramil ada dua penerima. Tujuan kami adalah mendukung pembelajaran secara daring di rumah,” jelasnya.

Tak hanya itu, DPC Hipakad Malang Raya terbilang sangat gemar membantu sesama. Afan mengatakan, saat ini sedang mengupayakan bantuan untuk kesembuhan AM bocah 6 tahun yang berjuang penyakit tumor.

Bocah yang tinggal di Joyoutomo ini kesulitan biaya pengobatan karena tidak memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS) dari program Presiden Jokowi.

“Jadi dari mulai proses awal check up, laboratorium dan teknis pengobatan DPC Hipakad yang handle itu. Kami koordinasi dengan RST Soepraoen supaya operasi bisa berjalan lancar sambil juga kami bantu pengurusan KIS,” ujar Afan.

Ia berharap hal ini akan terus dilakukan sehingga bisa bermanfaat bagi warga lain yang sangat membutuhkan bantuan. Ia terus akan mengorbakan semangat jiwa kemanusiaan kepada anggotanya untuk terus berbuat kebaikan.

“Bantuan kami berikan ini semuanya swadaya dari anggota. Karena kami semangat untuk terus gotong royong membantu satu sama lain,” tandasnya.(der)