Kampanye di Pujon, Kehadiran Sam HC Disambut Gegap Gempita Warga

Article top ad

MALANGVOICE – Program Jejeg Songo yang digaungkan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Malang Jalur Independen, H. Heri Cahyono – Gunadi Handoko, ternyata sampai di telinga masyarakat dengan cukup baik.

Beberapa program, dianggap oleh masyarakat sangat rasional dan masuk akal, terlebih program tersebut berdasar atas kebutuhan masyarakat.

Hal itulah yang nampak saat Calon Bupati Malang, H. Heri Cahyono melakukan agenda kampanye di Pasar Dewi Sri, Kecamatan Pujon, Senin (26/10).

Sam HC saat Kampanye di Pasar Dewi Sri, Pujon

Kedatangan Pria yang akrab disapa Sam HC ini disambut dengan gegap gempita oleh masyarakat yang ada di kawasan Pasar Dewi Sri. Bahkan, beberapa warga mengaku sangat antusias dan jatuh hati dengan serangkaian program Jejeg Songo yang dipaparkan Sam HC.

Bukan itu saja, warga juga mengapresiasi keberanian Paslon Nomor Urut 3, Sam HC – Sam Gunadi lantaran menjadi satu-satunya Paslon yang berani menandatangani Pakta Integritas bermaterai dan diserahkan ke masyarakat.

Sam HC Saat Berdialog dengan Masyarakat

Menanggapi hal itu, Calon Bupati Malang H. Heri Cahyono, menegaskan jika Kabupaten Malang harus mencetak sejarah baru dengan menjadikan Calon Independen sebagai Kepala Daerah.

Menurutnya, kekuatan utama dari Paslon Independen adalah rekomendasi untuk maju sebagai Paslon berasal dari dukungan rakyat dan bukan dari Partai Politik.

“Saatnya mengukir sejarah baru bagi Kabupaten Malang Bupati dari Jalur Independen, saatnya Rakyat Menang, saatnya berakhir era ngapusi,” Ujar Heri Cahyono.

Ia menjelaskan salah satu program yang digaungkan dalam Jejeg Songo adalah Pasar Berkeadilan. Menurutnya selama ini kehadiran Pasar Tradisional tidak pernah mendapat stimulan dari pemerintah daerah. Hal ini bisa diketahui dari berbagai kondisi Pasar tradisional yang kurang terawat dan kalah dengan kehadiran Pasar modern yang menginvasi masyarakat.

“Pasar Tradisional adalah salah satu penopang ekonomi kerakyatan dan sudah kami tuangkan dalam pakta integritas terkait program Pasar Berkeadilan,” ujarnya.

Bukan itu saja, Sam HC juga menjelaskan pentingnya masalah layanan kesehatan. Hasil turun ke lapangan, ternyata banyak masyarakat yang masih belum memiliki akses terhadap layanan kesehatan. Termasuk tidak memiliki BPJS Kesehatan, padahal program Universlah Health Coverage (UHC) memerintahkan Pemerintah Daerah untuk mengeksekusi program tersebut.

“Yang jelas kami sudah rumuskan program berobat gratis hanya menggunakan KTP bagi seluruh masyarakat Kabupaten Malang. Kita manfaatkan teknologi informasi, kita juga sudah analisa kemampuan APBD dan Insya Allah program tersebut bisa dijalankan,” pungkasnya.