Ingin Resolusi Dietmu Tercapai? Hindari Empat Kebiasaan Ini

Ilustrasi (foto: alodokter.com)
Ilustrasi (foto: alodokter.com)
Article top ad

MALANGVOICE – Tahun baru, banyak orang selalu membuat resolusi baru. Padahal resolusi tersebut sebetulnya hanya mengulang atau melengkapi daftar resolusi di tahun sebelumnya.

Target yang hampir selalu ada di daftar resolusi setiap orang adalah target hidup lebih sehat seperti menurunkan berat badan.

Namun, seringkali target tersebut hanyalah target. Tak sedikit akhirnya gagal mencapainya.

Penurunan berat badan membutuhkan perubahan gaya hidup. Hal ini membutuhkan kerja, kemampuan beradaptasi, hingga banyak kesabaran.

Tapi perlu diketahui, bila ada beberapa kesalahan diet yang perlu dihindari yang justru membahayakan kesehatan. Melansir dari laman Boldsky, berikut MVoice merangkumnya.

1. Mengonsumsi Pil Diet

Tak sedikit orang menurunkan berat badan dengan cara instan yakni mengonsumsi pil diet. Tapi, telah terbukti berkali-kali bila mengonsumsi pil berbahaya dan menyebabkan kecanduan.

2. Menghindari Lemak

Ketika seseorang memulai diet baru beranggapan bila menghindari semua jenis makanan berlemak dapat membantu mereka menurunkan berat badan dengan cepat.

Namun, lemak sehat yang ditemukan dalam makanan seperti kelapa, alpukat, dan lainnya sangat diperlukan untuk kesehatan dan harus dikonsumsi dalam jumlah terbatas.

3. Melewatkan Makan

Diet ketat identik dengan melewatkan makan, terutama sarapan. Karena orang beranggapan bila kebiasaan ini dapat membantu menurunkan berat badan lebih cepat.

Namun kenyataanya justru terbukti tidak produktif dan berbahaya bagi kesehatan. Sebab dapat memperlambat metabolisme dan menyebabkan kekurangan gizi.

4. Menghilangkan Makanan Tertentu

Saat ini banyak orang mengikuti diet tertentu yang mengharuskan mereka menghilangkan kelompok makanan seperti produk susu atau karbohidrat sepenuhnya dari makanan mereka.

Padahal hal ini dapat menyebabkan kekurangan gizi. Karena, semua nutrisi diperlukan untuk kesehatan yang baik. Tapi mengonsumsinya tetap dalam jumlah terbatas. (Der/Ulm)