Hari Ketiga, Polres Batu Belum Temukan Pelanggaran Gerakan Institutional

Operasi Cipta Kondisi yang digelar Tim Sekat Gerakan Kedaulatan Rakyat Polres Batu di Jalan Ir. Soekarno, Mojorejo Kota Batu Senin (20/5). (Dok. Polres Batu for MVoice)

MALANGVOICE – Operasi Cipta Kondisi kembali digelar Tim Sekat Gerakan Kedaulatan Rakyat Polres Batu Senin (20/5). Hingga hari ketiga yang berlangsung di Jalan Ir. Soekarno, Mojorejo Kota Batu ini belum ditemukan adanya pelanggaran gerakan institutional.

Operasi yang berlangsung sejak Sabtu (18/5) kemarin ini sendiri untuk mengantisipasi Gerakan Kedaulatan Rakyat di Jakarta. Oleh sebab itu Polres Batu secara berkala melakukan razia.

Tidak hanya siang dan malam. Operasi dini hari pun digencarkan oleh Polres Batu di titik-titik rawan.

BNN Kota Malang

Kabag Ops Polres Batu, Endro Sujiat mengatakan hal ini sesuai dengan instruksi Kapolda Jatim untuk melakukan operasi cipta kondisi di wilayah hukum Polres Batu.

“Ya, razia kendaraan ini dimaksudkan dalam rangka penyekatan terhadap aksi mobilisasi massa yang akan menuju ke Jakarta, sekaligus kita cipta kondisi untuk menyambut Idul Fitri,” kata Endro.

“Dalam razia ini kami belum menemukan pelanggaran yang dimaksud. Namun, hanya saja jenis pelanggaran yang kerap ditemukan didominasi masalah surat kendaraan dan tidak lengkapnya atribut berkendara,” imbuhnya

Diketahui, untuk sasaran operasi adalah bus, mobil penumpang, roda dua atau pengguna jalan yang membawa bahan peledak, Sajam, Teroris dan Narkoba.

Endro berharap kondisi Kota Batu tetap kondusif, karena kota ini adalah salah satu destinasi wisata utama di Jawa Timur, sehingga keamanan dan kenyamanan wisatawan harus terus dijamin. (Hmz/ulm)