Gandeng Tempo Institute, Bekraf Malang Ajarkan Jejaring Komunitas dan Storytelling

Koordinator Program Kombet Kreatif, Taty Apriliana saat memberi sambutan. (Lisdya)
Article top ad

MALANGVOICE – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) bekerja sama dengan Tempo Institute menggelar workshop pendampingan komunitas kreatif bekraf di Rumah MCF, Senin (24/9).

Program ini bertujuan untuk mempererat jejaring komunitas kreatif di tingkat kota dan kabupaten. Di Malang Raya sendiri, potensi paling kuat di bidang kuliner dan kerajinan serta pariwisata.

Potensi inilah yang membuat para generasi milenial untuk mengembangkan Ekonomi Kreatif (Ekraf). Namun, dengan banyaknya potensi di Malang, para penggerak Ekraf seharusnya mampu berkolaborasi dengan banyak jejaring komunitas untuk meningkatkan produk.

“Dibandingkan dengan kota lain, justru Malang ini paling bagus untuk potensi Ekraf-nya. Hanya saja halangannya yaitu di jejaring komunitas, kalau sedikit jaringannya ya pastinya itu nggak akan bisa menjual,” ujar Koordinator Program Kombet Kreatif, Taty Apriliana.

Untuk menaikan produk Ekraf, dikatakan Taty, dalam workshop yang diikuti oleh 40 peserta dari berbagai bidang ini juga dikenalkan storytelling.

“Banyak mereka yang belum mengerti storytelling. Contohnya saja mereka tidak bisa menjual produk mereka karena terbatasnya jejaring,” pungkasnya.

Program storytelling ini diharapkan Taty mampu mengubah para pelaku Ekraf untuk bisa menulis produknya sehingga dapat naik kelas. (Der/ulm)