Dindik Kota Malang Ajukan 18 Sekolah untuk Adiwiyata Mandiri

Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Zubaidah. (Aziz Ramadani/MVoice)

MALANGVOICE – Upaya Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Malang untuk wujudkan sekolah yang bersih dan cinta lingkungan terus dijalankan.

Melalui program kerja dan inovasi yang dijalankan secara berkesinambungan dengan melibatkan berbagai pihak, seperti Dinas Lingkungan Hidup dan pihak yang concern terhadap keberlangsungan lingkungan yang sehat, aman, nyaman, dan asri, tahun ini Dindik bakal ajukan 18 sekolah untuk Adiwiyata mandiri.

”Untuk tahun 2019 ini, kami mengajukan 18 satuan pendidikan maju ke Adiwiyata Mandiri,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Zubaidah.

Ia pun melanjutkan, pada jenjang SD akan diajukan 10 lembaga, dan jenjang SMP diajukan delapan lembaga.

“Hasil akhirnya nanti kami serahkan sepenuhnya pada penilaian tim juri saat melakukan verifikasi lapangan. Selama warga sekolah menjalankan, menerapkan dan membiasakan diri pada perilaku peduli lingkungan berwawasan Adiwiyata, saya yakin proses tidak akan mengingkari hasil akhir yang akan diperoleh,” paparnya.

Dari 10 SD tersebut antara lain, SDN Lowokwaru 2, SDN Pandanwangi 3, SDN Polehan 2, SDN Model, SDN Arjosari 1, SDN Blimbing 3, SDN Bunulrejo 1, SDN Rampal Celaket 2, SDN Sukun 1 dan SD Insan Amanah akan maju pada ajang Adiwiyata Mandiri Tahun 2019.

Sedangkan pada satuan pendidikan jenjang SMP, antara lain SMP Negeri 1, SMP Negeri 3, SMP Negeri 7, SMP Negeri 9. SMP Negeri 18, SMP Negeri 20, SMP Negeri 21 dan SMP Negeri 22 Malang diajukan menjadi calon sekolah Adiwiyata Mandiri Tahun 2019. (Der/Ulm)