Diduga Mencuri Cabai, Warga Karangploso Ditembak Senapan Angin hingga Tewas

Proses evakuasi jenazah korban. (Istimewa/Humas).
Proses evakuasi jenazah korban. (Istimewa/Humas).
Article top ad

MALANGVOICE – Jajaran Satreskrim Polsek Karangploso berhasil mengungkap penemuan mayat yang ditemukan dalam kondisi telungkup di sebuah parit dan dekat ladang cabai rawit, di Dusun Lasah, Desa Tawangargo, Karangploso, Selasa (18/2) kemarin, sekitar pukul 09.00 WIB.

Kasubbag Humas Polres Malang Ipda Nining Husumawati mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada Selasa (18/2) kemarin, korban diketahui bernama Faisol Amir (37) warga setempat.

Menurut Nining, pelaku yang diketahui bernama Tubi (74) warga Dusun Lasah, Desa Tawangargo, Karangploso tersebut saat berada di ladang cabai milik menantunya melihat sosok bayangan seseorang yang merunduk-runduk.

“Mengetahui hal tersebut, Tubi langsung menembak bayangan tersebut. Karena tanaman cabai milik menantunya itu sudah sering dicuri,” jelasnya.

Setelah menembak bayangan tersebut, lanjut Nining, pelaku tersebut langsung pulang dan memberitahu anak menantunya yang bernama Nadak, jika pelaku telah menembakkan senapan angin ke arah bayangan tersebut.

“Mendapat laporan tersebut, Nadak mengajak mertuanya (Pelaku) untuk mengecek lokasi. Di lokasy ditemukan 2 tas dan 2 sarung guling berisi cabai rawit, barang-barang tersebut lansung dibawa pulang,” terangnya.

Untuk memastikannya, tambah Nining, pelaku keesokan harinya (Rabu 19/3) datang lagi ke ladang cabai rawit tersebut sekitar pukul 08.30 WIB untuk memastikan apakah memang ada orang yang mencuri cabai.

“Sesampainya di lokasi, pelaku menemukan seorang laki-laki sudah terlungkup di parit dekat ladang cabai. Mengetahui hal tersebut, pelaku langsung memberitahu menantunya yang kemudian diteruskan ke Desa dan Polsek Karangploso,” urainya.

Mendapat laporan tersebut, petugas dari Polsek Karangploso datang ke tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan olah TKP selanjutnya mayat dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk dilakukan otopsi.

Korban diduga meninggal dunia akibat luka dileher sebelah kiri dan peluru/gotri masuk ke dalam paru paru korban sehingga korban meninggal.

Akibat kejadian tersebut, Tubi harus mendekam di rutan Mapolsek Karangploso, dan barang bukti berupa 1senapan angin, 1 bungkus Gotri/mimis berisi 52 butir, 2 buah tas cangklong, 2 sarung bantal, 1 stel pakaian korban jiga diamankan petugas guna penyelidikan lebih lanjut.(Der/Aka)