Dewan Warning Lelang Molor Berdampak SILPA

Ketua Komisi C DPRD Kota Batu Didik Mahmud. (Aziz Ramadani/ MVoice)

MALANGVOICE – Molornya proses lelang dan pengadaan APBD tahun anggaran 2018 disikapi serius legislatif. Peringatan pun dilayangkan karena khawatir berdampak pada minimnya serapan anggaran.

Ketua Komisi C DPRD Kota Batu, Didik Mahmud mengatakan, pihaknya menerima informasi tersebut. Ini dikarenakan beberapa yang belum proses pelelangan. Ada pula di antaranya karena administrasi kurang lengkap dari masing-masing OPD.

“Selain itu ada proyek namun tidak ada peminatnya,” urai Didik.

BNN Kota Malang

Meskipun begitu, lanjut Didik, pihaknya berharap proses lelang segera dikebut.

”Kan sudah pertengahan tahun, jika tidak segera nantinya waktu pengerjaan akan semakin mepet,” kata politisi Golkar ini.

Apalagi, masih kata Didik, sekitar Agustus sudah masuk jadwal pembahasan PAK (perubahan anggaran keuangan). Namun jika masih baru mulai maka bisa dipastikan masa -masa kritis. Sebab pengerjaannya hanya beberapa bulan saja.

”Kalau sekarang masuk ke ULP dan awal bulan depan sudah bisa dikerjakan, maka waktunya masih ideal,” ujarnya.

Dampak dari leletnya lelang proyek, dikhawatirkan semua pembangunan menjadi molor. Dampaknya adalah Silpa (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran).
Meski harus cepat dalam proses lelang ini, dia mengingatkan agar semuanya harus disiapkan sesuai aturan.

”Jangan sampai nanti di kemudian malah ada masalah,” tutup Didik. (Der/Ery)