Dewan Dorong Program Pengentasan Anak Jalanan Melalui Tes Minat Bakat

Anggota DPRD Kota Malang, Wiwik Sulaiha
Anggota DPRD Kota Malang, Wiwik Sulaiha

MALANGVOICE – Anggota Komisi D DPRD Kota Malang, Wiwik Sulaiha, menanggapi positif rencana Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos- P3AP2KB) yang akan melakukan tes minat bakat pada para anak jalanan.

Menurutnya program ini merupakan upaya dalam mengentas para anak jalanan agar jumlahnya tidak semakin banyak. Wiwik menjelaskan, hal terpenting dalam melakukan membina anak jalanan adalah dengan mengubah mindset atau pola pikir mereka. Sehingga, dengan begitu maka pengembangan minat dan bakat mereka akan berjalan dengan baik.

“Soal pengembangan minat dan bakat bagi para Anjal setahu saya sudah masuk dalam Program OPD terkait, tinggal bagaimana dikembangkan dengan baik,” kata Wiwik Sulaiha.

BNN Kota Malang

Dikatakan selama ini memang Dinsos P3AP2KB lebih menekankan pada pengembangan minat bakat di dunia musik. Hal ini dikarenakan memang kebanyakan bakat mereka ada di dunia tersebut.

“Namun tidak menutup kemungkinan ada bakat terpendam lainnya dari para anak jalanan yang bisa dieksplore,” imbuhnya.

Wiwik mengaku akan melakukan pengawalan masalah ini dengan baik, sehingga program agar Anjal di Kota Malang volumenya bisa berkurang dapat dieksekusi dengan baik.

“Nanti ketika komisi rapat dengar pendapat dengan Dinas Sosial kita akan pertanyakan sejauh mana program ini berjalan dan berapa target mereka mengurangi volume anak jalanan dengan model pengembangan minat dan bakat ini,” tukasnya.

Komisi D DPRD Kota Malang akan terus mendukung program pengentasan anak jalan ini. Tujuannya, agar keberadaannya semakin berkurang dan tidak meresahkan masyarakat.

“Kembali lagi sebelum melakukan pembinaan minat dan bakat, hal pertama yang harus diubah adalah pola pikir mereka,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Dinsos – P3AP2KB saat ini sedang fokus dalam mengurangi volume anak jalanan yang ada di Kota Malang. Salah satunya, adalah dengan meningkatkan minat dan bakat mereka.

Kepala Dinsos – P3AP2KB Penny Indriyani mengatakan program tersebut sudah berjalan, namun akan terus dimaksimalkan agar keberadaan anak jalanan berkurang volumenya.(Hmz/Aka)