BP2D Kota Malang Optimistis Kejar Sisa Target 27 Persen hingga Akhir 2019

Pemasangan plang bagi penunggak pajak yang dilakukan tim Opsgab Sadar Pajak BP2D Kota Malang. (Istimewa)
Pemasangan plang bagi penunggak pajak yang dilakukan tim Opsgab Sadar Pajak BP2D Kota Malang. (Istimewa)
Article top ad

MALANGVOICE – Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang terus kebut kejar target PAD sektor pajak sebesar Rp501 miliar tahun ini. Sisa dua bulan, target kurang tercapai sekitar 27 persen.

Kabid Pendataan Pendaftaran dan Penetapan Pajak Daerah, Tedy Soemarna, mengatakan, berbagai upaya dilakukan untuk menutup target. Salah satunya dengan menggelar Opsgab Sadar Pajak beberapa waktu lalu.

Dalam Opsgab itu menyasar 24 titik Wajib Pajak (WP), antara lain 9 WP sektor PBB, 7 WP reklame, dan 8 WP tempat kos.

“Paling banyak dari tunggakan pajak kos sebesar Rp176,8 juta,” katanya mewakili Kepala BP2D Kota Malang, Ir Ade Herawanto, Kamis (24/10).

Selain itu, kata Tedy, pajak terbesar bisa didapat dari sektor perhotelan, restoran, pajak hiburan, pajak parkir, dan BPHTB.

“Kami optimistis bisa mengejar 27 persen sampai akhir tahun,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, dalam Opsgab Sadar Pajak yang dilakukan secara mendadak pada Kamis (24/10) itu, tim yang dibagi ke beberapa titik sempat memberi penyegelan dan memasang plang kepada WP yang menunggak.

Penyegelan dan plang itu bersifat persuasif dan bisa dilepas apabila WP melunasi tunggakan pajaknya.(Der/Aka)