Arema FC Gunakan Gaya Malangan Sosialisasikan PSBB

Media Officer Arema FC, Sudarmaji memberikan bantuan bersama Malang Bersatu Lawan Corona. (Istimewa)
Media Officer Arema FC, Sudarmaji memberikan bantuan bersama Malang Bersatu Lawan Corona. (Istimewa)

MALANGVOICE – Malang resmi menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) usai disetujui Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto.

Selama PSBB ini masyarakat lebih diperketat pengawasannya termasuk mobilitas transportasi. Agar PSBB Malang Raya berjalan lancar, tim Arema FC mempunyai cara kreatif untuk sosialisasikan PSBB.

Tim berjuluk Singo Edan ini mengubah kepanjangan PSBB menjadi bahasa walikan khas Malang, yakni ‘Pukul Suriv Biar Berlalu’ Suriv adalah kebalikan dari Virus.

BNN Kota Malang

Media Officer Arema FC, Sudarmaji, mengatakan, tujuan ini tak lain adalah upaya sosialisasi ke masyarakat terutama Aremania tentang apa itu PSBB.

“Arema dengan gaya Malangannya memaknai PSBB sebagai Pukul Suriv Biar Berlalu, harapannya dengan diberlakukan PSBB ini virus Corona akan segera berlalu dan aktivitas kembali normal,” ungkap Sudarmaji.

Sudarmaji berharap, masa pertama PSBB selama 14 ini bisa efektif dan masyarakat Malang Raya ikut membantu kesuksesan pencegahan penyebaran Covid-19 dengan cara yang sudah ditentukan.

Tak hanya itu, Sudarmaji berpesan agar Aremania diimbau untuk tetap tenang dalam menyikapi diberlakukannya PSBB.

“Pertama yang harus dilakukan adalah tetap tenang, hal ini dilakukan untuk memutus mata rantai Covid-19 agar cepat berlalu,” jelasnya.

Selanjutnya, Sudarmaji mengingatkan bahaya Covid-19 yang menyerang kesehatan tubuh. Karena itu ada baiknya menjaga imun agar tidak drop. Selain itu, masyarakat juga diharap agar beraktivitas di rumah dan menahan diri agar tidak keluar rumah.

“Jangan keluar rumah jika memang tidak penting, semakin banyak berinteraksi dengan orang maka kemungkinan untuk terpapar kian besar,” sambungnya.

Di sisi lain, Sudarmaji menyatakan bahwa PSBB tidak akan terlaksana dengan baik tanpa dukungan dan kesadaran masyarakat.

“Mari menjaga kampong masing-masing, kalau perlu dengan memakai atribut Arema untuk menunjukkan kesolidan dalam mendukung PSBB dan memutus mata rantai Covid-19,” ungkapnya.

Selama masa tanggap darurat Covid-19 ini, Arema FC memang gencar melakukan aktivitas sosial dengan terjun langsung ke masyarakat yakni dengan terlibat dalam pembagian sembako serta mendukung kelengkapan APD (Alat Pelindung Diri) untuk tenaga medis yang menangani Covid-19.(Der/Aka)