KPK Bongkar Korupsi di Malang

Anton: Saya Pernah Ingatkan, Awas Jebakan Batman!

Wali Kota Malang, HM Anton. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Wali Kota Malang, HM Anton, mengaku pernah mengingatkan banyak pihak terkait pelaksanaan proyek Jembatan Kedung Kandang. Penganggaran kembali proyek itu pada APBD 2016 pun sempat ditolak Anton.

“Sejak awal sudah saya sampaikan agar hati-hati, karena masih proses hukum. Saya katakan awas jebakan batman,” kata dia, Rabu (16/8).

Anton juga mengaku mendapat desakan melalui surat resmi dari Ketua DPRD Kota Malang, Arief Wicaksono, agar pelaksanaan pembangunan segera dilaksanakan. Namun, ia bersikukuh membatalkan proyek itu.

“Desakan ada, semua waktu itu mendesak karena jembatan ini kebutuhan masyarakat, juga ada rencana pembangunan jalan tol di sekitar sana,” urainya.

Dia menegaskan, karena adanya desakan, Anton sempat meminta kejelasan permasalahan hukum proyek ini kepada Polres Malang Kota. Selain itu, ada pula kajian tim independen dari Universitas Airlangga dan Institut Teknologi Bandung.

“Hasil kajian rekomendasi belum keluar juga, saya putuskan untuk tidak dilaksanakan, jangan sampai masuk lelang,” tegasnya.

Suami Hj Dewi Farida Suryani itu juga mengaku, pernah menyampaikan rilis kepada awak media perihal batal ya pembangunan Jembatan Kedung Kandang. Dalam rilis itu, disampaikan bahwa selama proses hukum belum rampung, proyek ini tak akan dikerjakan.

“Semua sudah tahu kejelasannya, sampai sekarang arsip koran itu masih saya simpan,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, proyek Jembatan Kedung Kandang tengah disorot Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kasus ini menyeret Ketua DPRD Kota Malang, Arief Wicaksono, sebagai tersangka atas dugaan suap.


Reporter: Muhammad Choirul Anwar
Editor: Muhammad Choirul Anwar
Publisher: Yunus Zakaria