Selamat! Saintis Universitas Ma Chung Sabet ITSF Science & Technology Award 2015.

0
80
Tatas H. P. Brotosudarmo
Tatas H. P. Brotosudarmo (istimewa)

MALANGVOICE – Saintis Universitas Ma Chung kembali menorehkan prestasi. Tatas H. P. Brotosudarmo, Ph.D – Kepala dan peneliti utama Pusat Unggulan Iptek Pusat Penelitian Pigmen Material Aktif yang juga sekaligus dosen di Program Studi Kimia Universitas Ma Chung menyabet penghargaan ITSF Science & Technology Award 2015 yang diberikan Indonesia Toray Science Foundation (ITSF).

Dalam siaran pers yang diterima MVoice, penghargaan itu merupakan sebuah tonggak ukur sebagai saintis dan peneliti di Indonesia, karena ITSF Science & Technology Award ini adalah penghargaan yang sangat bergengsi.

Menurutnya, ada beberapa misi yang diemban ketika menominasikan dirinya dalam penghargaan ini.

“Pertama, saya ingin menekankan pentingnya mempelajari dan meneliti basic science sebagai pondasi yang sangat penting untuk perkembangan ilmu pengetahuan, termasuk juga sebagai pondasi pengembangan applied science,” terangnya.

“Kedua, sebagai dosen, kita memerlukan wadah untuk mengaktualisasi diri. Dosen tidak hanya bertugas mengajar, tapi menghidupi dunia sains dan senantiasa mengasah kompetensi diri agar ilmu yang kita ajarkan senantiasa berkembang. Ketiga, saya juga ingin membawa nama Ma Chung yang masih relatif muda ini untuk semakin berkibar di dunia sains Indonesia,” sambungnya.

Dari Tahun 2015, ada 3 nominator yang dicalonkan untuk menerima penghargaan bergengsi ini dari ratusan pendaftar. “Saya adalah nominator termuda yang datang dari institusi yang juga paling muda diantara 3 nominator tersebut,” ujar Tatas bangga. Rencananya, penghargaan ini akan diterimakan secara resmi oleh ITSF pada 8 Maret 2016 mendatang di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta.

Tatas berharap, prestasi yang didapatnya bisa menjadi inspirasi atau teladan bagi mahasiswa, sehingga bisa mendapat hasil yang sama.

“Sebagai akademisi, kita harus mengajar tidak hanya dari buku-buku teks atau jurnal terkini, namun juga bisa menyampaikan pengalaman langsung dalam penelitian,” tambahnya.

Penghargaan tahunan ini diberikan kepada warga negara Indonesia yang aktif melakukan penelitian dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, yang telah membuat terobosan pada dunia ilmu pengetahuan, serta memberikan kontribusi yang besar terhadap perkembangan ilmu pengetahuan di Indonesia.