Peringati Hari Cinta Puspa dan Satwa, Jatim Park 2 Gelar Cat Show

0
248
Juri asal Malaysia Awaludin Jaafar saat melakukan penilaian salah satu kucing milik peserta.(Miski)
Juri asal Malaysia Awaludin Jaafar saat melakukan penilaian salah satu kucing milik peserta.(Miski)

MALANGVOICE – Sebanyak 250 peserta mengikuti Cat Show dalam rangka memperingati hari cinta puspa dan satwa nasional, di Hall Jatim Park 2, Minggu (20/11).

Selain dari Jawa Timur, ada pula peserta dari Tangerang, Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Ketua Panitia Pelaksana, Antonius Kwartanto, mengatakan, awal hanya ditarget 150 orang. Namun, tingginya antusiasme peserta akhirnya di buka sampai terdaftar 250 peserta.

“Antusias peserta luar biasa. Padahal baru pertama dilangsungkan di Jatim Park 2,” kata dia, beberapa menit lalu.

Ia menyebut, pagelaran Cat Show tidak terlepas dari keberadaan Jatim Park 2 yang berkaitan dengan satwa.

Selain itu, tingginya minat masyarakat untuk memelihara kucing serta even Cat Show yang rutin diselenggarakan di tempat lain.

“Sekaligus mempererat silaturahim antar sesama pecinta kucing,” jelasnya.

Dalam kontes tersebut, panitia mendatangkan dua orang juri dari Negeri Jiran, yakni Mr J Sham dan Awaludin Jaafar. Setiap kucing milik peserta lantas dinilai olrh masing-masing juri.

Dalam kontes tersebut ada dua kategori yang dilombakan, yaitu kategori (Persian, Exotic, Mainecoom, Bengal, Other Breed, House Cat Long Hair, House Cat Short Hair. Sedangkan kategori lain Special Class, yakni kucing dengan kelainan fisik, seperti ekor bengkok, kaki cacat sebelah, dll.

Sementara kelas yang dilombakan yaitu Kitten (usia 4-8 bulan) dan Adult (usia di atas 8 bulan.

juri-asal-malaysia-awaludin-jaafar-saat-melakukan-penilaian-salah-satu-kucinh-milik-peserta-miski

Salah peserta asal Kedia, Fandy Rahmat, mengaku baru pertama kali mengikuti Cat Show. Ia membawa enam kucing peliharaannya, ada persia dan Mainecoom.

“Kalau di luar kota baru sekarang, di Kediri sudah beberapa kali ikut,” ungkapnya.

Adanya Cat Show turut membantu pemilik lebih memahami kondisi peliharaannya. Salah satunya pemberian pakan dan perawatan.

“Saat dinilai sama juri kan ketahuan apa saja kekurangan dipeliharaan,” papar dia.