Kampung Warna-warni dan Festival Rancang Malang Mendapat Apresiasi

0
117
Kepala Bagian Humas, Nurwidianto

MALANGVOICE – Segudang prestasi yang diukir Pemerintah Kota Malang membuat berbagai kalangan tertarik mengundang Wali Kota Malang, H Moch Anton, untuk membeberkan program dan terobosan yang selama ini sudah terealisasi.

Salah satu media terkemuka dan bergengsi di Indonesia, Majalah Gatra pun tertarik mengundang orang nomor satu di Kota Malang itu, untuk berdialog langsung dengan Anton, demi mengulik detil berbagai program yang membawa kemajuan bagi kota pendidikan dan pariwisata itu.

Mengawali kunjungan ke Majalah Gatra, Bagian Humas Kota Malang, Rabu (21/9), mendatangi kantor media yang terletak di Jalan Kalibata Timur IV No 15, Jakarta Selatan itu. Rombongan yang dipimpin Kepala Bagian Humas, Nurwidianto, itu diterima langsung jajaran tim manajemen.

Kehadiran pimpinan dan kru Bagian Humas Pemkot Malang itu untuk menindaklanjuti undangan yang disampaikan Majalah Gatra, sebelum Anton datang langsung memaparkan program unggulannya.

Perwakilan manajemen Majalah Gatra, Kristina Yulianti, mengakui, prestasi yang diukir Kota Malang dalam berbagai hal, tak lepas dari peran Wali Kota Malang, H Moch Anton yang memiliki banyak program terobosan.

Kesuksesan membawa kembali pulang Piala Adipura hingga mendapat prestasi Taman Terbaik Kota di Indonesia serta ratusan prestasi lainnya, hingga tingkat kelurahan, memantik Majalah Gatra untuk mengundang langsung Abah Anton guna memaparkan segala programnya.

“Kita ada edisi khusus 2 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK. Niatan kami mengundang Wali Kota Malang agar menceritakan secara detil apa saja yang mendukung kerja pembangunan daerah dan pemerintah pusat, karena kami menilai Kota Malang sangat sukses dalam berbagai hal,” kata Kristina.

Selain itu, Majalah Gatra juga memuji kesuksesan Kampung Warna-warni di Kelurahan Jodipan, yang kini terkenal hingga seantero nusantara bahkan hingga luar negeri dan berhasil menjadi destinasi wisata baru.

“Festival Rancang Malang yang diluncurkan Kota Malang juga menarik untuk dikulik lebih lanjut,” ungkapnya.

Festival Rancang Malang sendiri merupakan salah satu bentuk program unggulan Pemkot Malang tahun ini. Tujuannya, agar bermunculan kampung tematik dan kreatif di 57 Kelurahan se Kota Malang, sehingga nanti bisa mengerucut kepada terbentuknya smart kampung, yang memiliki potensi untuk mendongkrak daya ekonomi masyarakat.

Terobosan lain yang tak kalah penting dan mendapat apresisasi penuh dari Majalah Gatra adalah kesuksesan Pemkot Malang melakukan pembangunan dengan dana Corporate Social Responsibility (CSR) sehingga tidak membebani APBD.

“Itu menurut kami sebagai bentuk kemandirian sebuah pemerintah yang berhasil melakukan terobosan membangun kota tanpa memakai dana APBD,” imbuhnya.