Jualan Akik di BTC Batu Masih Marak

0
143
Yusron Masruri di lapak jualannya, di BTC Kota Batu. (fathul)

MALANGVOICE – Batu akik masih saja diburu sebagian orang. Kalangan pedagang di Batu Trade Center (BTC) Kota Batu sendiri, mereka tak peduli banyak pesaing, toh masing-masing punya cara dan optimisme menggaet pembeli.

Pedagang di lapak Petualang Gemstone, Yusron Masruri, misalnya, bersama lima anggota komunitas penggemar batu akik Sengkaling Gemstone, hingga kini masih asyik berjualan dalam Pasar Rakyat Akbar 2015.

“Sebenarnya semua yang dijual temen-temen itu laku mas. Cuman biasanya sehari dapat Rp 5 juta, sekarang dapat Rp 2 juta saja. Lalu bilangnya nggak laku. Kalau saya enggak, karena pasti ada saja yang beli,” kata Yusron, salah satu pedagang batu akik.

Dia menjual segala macam batu, baik batu akik, permata, hingga sintesis. Ia juga selalu memberi saran jujur agar pembeli tidak bingung memilih. Karenanya, harga yang ia tawarkan selalu sesuai kantong pengunjung.

“Saya jual batu ini mulai harga belasan ribu hingga puluhan juta. Jadi pengunjung yang ke sini banyak pilihan, dan pasti pulang bawa hasil,” jelas Yusron sambil menunjukkan beberapa koleksinya.

Batu-batu sintesis yang ia jual memang berkilau dan terlihat seperti permata asli, padahal harganya hanya Rp 15 ribu. Sementara batu akik asli berbagai daerah, mulai Banten, Sumatera, Sulawesi, hingga Bacan, ia jual mulai ratusan ribu rupiah.

“Koleksi saya banyak mas, capek kalau disuruh menyebut satu persatu. Misalnya Batu Turmalin dari Brazil, ada Virruz dari Persia. Pokoknya batu dari Indonesia, Asia, sampai Afrika, saya punya,” tambahnya pamer.

Batu akik paling mahal yang saat ini dibawanya seharga Rp 50 juta, berjenis Yaman dari Kalimantan, dan satu lagi batu akik yang didalamnya bertuliskan ‘Muhammad’ dalam bahasa arab. Tapi ia enggan menunjukkan batu jenis Raflesia dari Lampung itu, dan hanya menunjukkan dari foto di hapenya.

“Sebelum dari sini saya sudah pameran di Surabaya, seperti Jatim Expo, Ramayana, lalu Malang di Bakorwil, di Dinoyo, pernah ke Probolinggo, Jember dan sekarang Batu. Saya jual mulai akik bakalan, akik jadi, emban juga,” tandasnya.-