Dewi-Sri Kalah Karena Penyelenggara Pilkada Tidak Obyektif

`
Kampanye Malang Anyar beberapa waktu lalu (fathul)

MALANGVOICE – Kekalahan Dewanti Rumpoko-Masrifah Hadi dalam persaingan memperebutkan kursi Bupati Malang disebabkan tidak obyektifnya penyelenggara Pilkada.

Hal itu disampaikan Sekretaris DPD PDIP Jawa Timur, Sri Untari, saat konferensi pers di Sekretariat DPC PDIP Kabupaten Malang, didampingi Ketua Tim Pemenangan Dewi-Sri, Hari Sasongko.

“Penyelenggaraan Pilkada sekarang tidak fair. Penyelenggaranya tidak obyektif, tidak sama dalam memberikan pelayanan ke semua Paslon. Ini menyebabkan kita kalah,” beber Untari.

Mewakili partai, Untari mengkritik penyelenggara yang mengistimewakan Paslon nomor 1. Dalam setiap kegiatan Paslon nomor 2, Dewi-Sri, selalu diawasi ketat. Bahkan tidak boleh parkir di halaman masjid saat sholat.

“Apa-apaan Panwas bekerja seperti ini? Sangat berlebihan pada Paslon nomor 1 tapi terlalu lunak pasa Paslon nomor 2,” tegasnya.

Ia menyebut, Pemilu tahun 1999 yang diselenggarakan oleh partai politik lebih fair dibandingkan Pilkada saat ini. Padahal Pilkada dipegang rakyat melalui KPU dan Panwaslu, tapi malah berpihak pada Paslon tertentu.

“Bolehlah namanya orang berpihak, tapi jangan keterlaluan. Ini sangat tidak mendidik masyarakat,” tandas Untari.