18 Tahun Malang Post Terus Perkuat Posisi

0
169
Pimpinan Redaksi Malang Post (tengah)
Pimpinan Redaksi Malang Post (tengah)

MALANGVOICE – Menginjak usia 18 tahun Malang Post terus menguatkan posisinya di industri media di Malang Raya. Pimpinan Redaksi Malang Post, Dewi Yuhana, mengatakan, selama ini upaya menjaga krediblitas dan kepercayaan dilakukan melalui berbagai berita yang disuguhkan kepada pembaca, sebab hal itu merupakan poin utama langgengnya sebuah media.

“Berita adalah produk utama media, sedangkan hal lain adalah pendukung,” kata Hana kepada MVoice, beberapa menit lalu.

Sebagai media lokal ‘tertua’ di Malang Raya, Malang Post menjadi saksi sejarah perkembangan media  sejak masa reformasi. Saksi tentang euforia kemunculan media-media cetak  di awal tahun 2000-an, mengajarkan ‘Korane Arek Malang’ itu bagaimana menarik pembaca hingga bertahan dalam bisnis media yang sangat ketat.

“Malang Post juga menjadi saksi perkembangan teknologi yang melahirkan tren baru dengan kemunculan media online dan dalam lima tahun terakhir, jumlah media online di Malang Raya terus bertambah, yang tentu membuat persaingan yang sebelumnya sudah ketat menjadi semakin ketat.  Apakah itu mempengaruhi arah bisnis Malang Post? Tidak,” bebernya.

Bahkan, anak perusahaan Jawa Pos ini masih tetap mempertahankan core business-nya sebagai media cetak meskipun tidak menutup mata kehadiran media online.

“Yang kami lakukan, memperbaiki dan memberikan perhatian lebih terhadap produk online Malang Post, mulai dari website, akun Instagram dan media sosial lain untuk mensupport kenaikan tiras.

Kami memandang persaingan sebagai sebuah pelecut untuk terus maju berkembang dan berinovasi terus menerus,” bebernya.

Malang Post juga membuka kesempatan kerja sama dengan media lain, baik dari media online, media siar (radio dan TV) untuk event atau program-program off print. Baik media lokal maupun nasional, dan sudah dilakukan sejak lama.  “Ada saatnya media berkompetisi, namun jika melalui sebuah kerjasama bisa mendapatkan feedback lebih besar, kenapa tidak?,” Pungkasnya.